Satu Proses Multi Manfaat : Menggunakan Bak Bekas Besar untuk Pelihara Cacing Tanah

Gudang pupuk Zeze Zahra penuh dengan bahan pembuat pupuk organik. Ada kohe kambing, kohe sapi, pisang yang sudah afkir dan bahan-bahan lain. Bahan tersebut tidak bisa langsung dijadikan pupuk karena bak pembuatan pupuk masih penuh dengan hasil proses sebelumnya.

Karena ukuran baknya cukup besar, butuh waktu untuk mengosongkan isi bak. Daripada membeli atau membangun bak pengolahan yang baru, akhirnya saya mengupayakan cara lain setelah melihat ada bak bekas berukuran cukup besar dan kolam terpal yang tidak digunakan.

Bak plastik besar dan kolam terpal terletak di dekat greenhouse Zeze Zahra. Bak plastik bekas ini biasanya digunakan untuk mengaduk media tanam untuk melon. Kolam terpal juga digunakan untuk tujuan yang sama sebelumnya.

Karena ukurannya cukup besar, saya akhirnya mengisi bak tersebut dengan gedebong pisang yang dicacah, sisa-sisa buah, kulit sayur, kohe kambing dan kohe sapi. Setelah terisi penuh, medianya disiram dengan air agar lembab. Nantinya akan ditambahkan dekomposer dan molase agar bisa cepat terurai.

Setelah media tanam jadi, nantinya saya akan menempatkan bibit cacing tanah disitu. Jadi dalam sekali proses bisa dapat beberapa manfaat sekaligus. Bisa membersihkan sampah, merapikan tempat dan menata siklus pembuatan pupuk. Sisa sayuran dan buah bisa diaduk dengan kohe ternak dan dijadikan sebagai media untuk memelihara cacing tanah. Mengubah sampah menjadi berkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *