Panen Jagung dan Penjualan Eceran

Zeze Zahra menanam jagung di dua lokasi. Di kebun rumah kabin Zeze Zahra dan di area kebun mangga. Jagung yang ditanam ada dua jenis, yaitu jagung tawar dan jagung manis. Jagung tawar akan digunakan sendiri untuk pakan ternak sedangkan jagung manis dijual untuk mengcover biaya produksi.

Ada dua pilihan penjualan, yaitu sistem borongan sistem eceran. Kalau diborong, jagung langsung cepat terjual namun harganya biasanya lebih rendah. Zeze Zahra akhirnya memilih penjualan retail/eceran. Selain karena harga jual lebih tinggi, juga karena alasan berikut :

1. Memperbanyak channel dan berbagi rezeki

Ada saudara dan anggota keluarga yang bisa membantu menjualkan. Zeze Zahra memberikan harga khusus (harga kebun), nanti mereka mendapat keuntungan yang berasal dari selisih dari harga jual dengan harga beli.

2. Panen bertahap

Jagung di Zeze Zahra ditanam bertahap, jadi panen juga bertahap. Sekali panen mungkin hanya beberapa kwintal dan itu habis didistribusikan di lingkungan saudara dan keluarga untuk dijual kembali disana

3. Jagung dari kebun kadang ada yang besar dan ada yang kecil. Jika memungkinkan, team Zeze Zahra akan menyortirnya agar yang dijual merupakan hasil yang bagus.

4. Agar mereka tidak rugi, Zeze Zahra hanya menghitung jumlah yang terjual saja. Jadi saudara dan keluarga tidak rugi jika ada jagung yang tidak terjual

Skema ini mungkin tidak umum, namun kami mengambil pendekatan ini karena berpikir pada kemaslahatan dan benefit jangka panjang. Apalagi tujuannya juga bukan sekedar jual beli melainkan untuk saling membantu diantara keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *