Category: Wirausaha

Bubble : Dibunuh Kesibukan

Beberapa waktu lalu seorang rekan main ke markas Excellent. Ia bercerita mengenai perusahaan yang ia bangun sejak akhir tahun lalu dan saat ini secara bertahap membesar dengan 8 staff. Jumlah 8 staff itu bahkan aslinya lebih banyak lagi, karena ada staff yang mengundurkan diri namun belum ada penggantinya. Ia bercerita bahwa belakangan ia hanya bisa tidur 3 jam sehari. Sabtu dan Minggu tetap sibuk, karena harus melanjutkan pekerjaan staff yang belum selesai. Karena pernah mengalami

Excellent Insight #31 : Jual dan Tinggalkan

Briefing pagi ini di Excellent membahas mengenai model pendekatan perusahaan dalam melakukan usahanya. Ada jenis perusahaan yang punya prinsip “Jual dan Tinggalkan” meski mungkin ia tidak menyadarinya atau tanpa sadar melakukannya. Prinsip “Jual dan Tinggalkan” ini maksudnya adalah, perusahaan menjual produk atau jasa kemudian lepas bebas. Tidak ada follow up. Tidak penting mengetahui apakah klien menggunakannya. Tidak mengecek apakah layanan yang dipakai benar-benar membantu pihak klien atau tidak. Yang penting sudah menjualnya, soal dipakai atau

Variatif Tapi Biasa Saja

Saya pernah makan di sebuah rumah makan. Pilihan menunya bervariasi. Segala macam ada. Sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan kualitas makanannya. Rasa masakannya biasa saja. So-so gemana gitu. Saya tidak mendapatkan rasa nikmat saat makan menu apapun yang ada. Seperti numpang kenyang namun tidak mendapatkan apa yang saya cari. Sepertinya si ibu pemilik rumah makan terlalu sibuk memikirkan variasi menu dan melupakan hal essensial, yaitu rasa masakan. Dia sibuk membuat berbagai macam variasi masakan, namun

Memuliakan Martabat

Pada bulan Februari 2018 yang lalu, PT. Excellent Infotama Kreasindo melakukan publikasi lowongan pekerjaan untuk posisi staff Accounting dan engineer. Detailnya ada di https://excellent.urbanhire.com Sehari berselang, ada salah satu kandidat yang datang ke markas Excellent dan saya kaget ketika diinformasikan bahwa ia diminta datang ke markas Excellent saat bertanya via telp. Saya interogasi semua team mengapa bisa ada informasi seperti itu dan saya tidak diberi tahu. Ternyata ada salah paham antara yang memberikan informasi dengan

Top