Memulai Pertanian Terpadu : Fokus pada Hal Utama
Mengupayakan proses pertanian terpadu adalah perjalanan panjang. Membutuhkan proses. Apalagi jika godaannya seperti dinyanyikan Nobita-Doraemon…
Beberapa waktu yang lalu kami membersihkan kebun. Menebangi pohon liar, semak belukar dan menyingkirkan ranting. Setelah itu mengolah lahan agar bisa ditanami. Setelah ditanami, muncul banjir menggenangi kawasan. Tanaman yang diharapkan menjadi sumber penghasilan dari hasil panen ternyata tidak bisa diharapkan. Semuanya musnah tersapu banjir. Menyisakan tanah becek dan sampah berserakan. Galon berisi urine kambing…
Mengupayakan proses pertanian terpadu adalah perjalanan panjang. Membutuhkan proses. Apalagi jika godaannya seperti dinyanyikan Nobita-Doraemon : “Aku ingin begini, aku ingin begitu. Ingin ini ingin itu banyak sekali…” Coba saja pada para petani. Kadang menentukan jenis tanaman saja sudah bimbang, mau tanam apa. Mau ternak juga bingung, sebaiknya ternak apa. Kata orang ternak sapi bisa…
Zeze Zahra hendak membuat tempat pertemuan jika ada tamu atau rombongan peserta kegiatan MPP yang datang ke lingkungan Rumah Edukasi “Dewi Lia Astuti” maupun ke Zeze Zahra. Modelnya seperti saung terbuka, namun ukurannya lebih besar. Harapannya bisa bisa menampung 30-50 tamu. Nah, karena sudah ada tanaman, tempat persemaian, kandang ternak dan lain-lain, kira-kira yang pas…
Kebun ini awalnya berisi tanaman pisang yang kurang terawat. Pohon pisang tersebut dibersihkan, kemudian tanahnya diolah dan ditanami jagung. Disela-selanya ditanami kacang hijau. Satu orang tenaga kerja ditempatkan disini. Dibuatkan rumah dan diberikan perlengkapan untuk survival. Tugas utama adalah mengurus kebun mangga sambil menanami pekarangan untuk keperluan hidup sehari-hari. Penghasilan harian didapat dari tanaman kangkung…
Banyak dari kita yang berhenti melakukan kebiasaan baik hanya karena belum memetik hasil yang diinginkan secara langsung. Olah raga, investasi, makan makanan sehat, belajar ilmu baru dan banyak hal lainnya tidak berlanjut hanya karena dianggap membuang waktu dan tidak memberikan dampak yang terlihat. Padahal, air mendidih itu dititik 100 derajat celcius. Bukan 35, bukan 60…