Salah seorang keluarga secara rutin mengirim limbah makanan (sisa nasi dan lauk) ke Zeze Zahra. Agar tidak mencemari lingkungan, limbah tersebut diolah untuk dijadikan sebagai pakan ternak.
Caranya adalah sebagai berikut :
1. Limbah sisa makanan dibersihkan dari sampah plastik, tissue dan sejenisnya
2. Limbah sisa makanan disiram dengan air agar bersih dari minyak, sambal dan bumbu. Airnya ditampung untuk diolah jadi pupuk cair
3. Limbah sisa makanan ditambah dengan ampas kelapa, daun singkong/ubi dan dedak, diaduk sampai mamel (lembab)
4. Tahapan akhir, semua bahan dimasukkan dalam drum atau ember dan sebelum di tutup diberikan boosterfit atau EM4 peternakan (cairan probiotik) dgn takaran 20 kg/ 1 tutup botol aqua, atau 5 tutup botol aqua per 100 kg
5. Tutup rapat dan bisa di gunakan untuk pakan unggas minimal 1 x 24 jam setelah selesai pembuatan. Biasanya aromanya jadi aroma manis seperti tape


Cara ini bisa mengurangi limbah sekaligus meminimalisir biaya pakan.
Ada yang melakukan hal yang sama untuk pengolahan LRT (Limbah Rumah Tangga)?