Menjalani Takdir dan Menghubungkan Titik-Titik Perjalanan Hidup

Bagian 1 : Bekerja

Tahun 1995 saya lulus SMA. Gagal mengikuti seleksi kuliah di STPDN dan UMPTN, akhirnya saya mencari kerja dan mendapat pekerjaan sebagai karyawan operator produksi di sebuah pabrik di Cikarang. Pekerjaan saya sehari-haru membuat baut dan mur (T-nut).

Setahun bekerja, saya merasa galau karena pekerjaan itu sangat berat, kerja shift dan saya merasa seperti tidak memiliki masa depan. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil kuliah sambil kerja di kampus STMIK (sekarang Universitas) Bani Saleh di Bekasi. Sudah lelah bekerja, lelah juga belajar. Meski demikian, saya berusaha menjalaninya semaksimal mungkin.

Selepas lulus kuliah di tahun 1999, saya berhenti bekerja dari pabrik, kemudian mendapat pekerjaan sebagai assisten lab komputer sekaligus staff IT di sebuah perusahaan di Cikarang di tahun 2000. Pekerjaan ini saya jalani selama 6 tahun hingga mencapai posisi supervisor IT, kemudian berpindah kerja ke sebuah perusahaan di kawasan Tanjung Priok mulai tahun 2006 dan dijalani selama 4 tahun.

Selama periode tahun 2004 sampai dengan 2010 (sampai sekarang sih), saya mulai menulis di internet. Isi tulisannya mengenai pengalaman pekerjaan IT, termasuk pembelajaran mengenai Linux. Mulai aktif di berbagai komunitas dan mengembangkan pertemanan yang ternyata membawa arah hidup dan petualangan baru. Tulisan dan jaringan pertemanan itu membuka peluang bisnis freelance. Banyak teman yang meminta saya mengerjakan pekerjaan IT, melakukan setup server dan mengajar training, disela-sela waktu libur atau di akhir pekan.

Karena peluangnya semakin besar, saya mengajukan resign dari perusahaan di akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011 memulai petualangan baru, merintis usaha dibidang IT. Mulai dari kamar kecil tempat Zeze Vavai tidur, kemudian membuat kamar khusus di lantai 2, kemudian berkembang, pindah menyewa ruko hingga akhirnya mencicil ruko untuk kantor kecil-kecilan.

Kita tidak pernah tahu jalan hidup kita kearah mana, namun satu hal yang pasti adalah bahwa jalan itu akan membawa kita kearah yang baik jika kita mempersiapkan diri dan melakukan tiap tahapan sebaik-baiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *