Ini adalah foto tanaman semangka di lahan kecil di pekarangan rumah Zeze Zahra. Lahan ini awalnya pematang sawah yang dilebarkan sedikit, dikiri kanannya dibuatkan kotak lahan atau raised-bed gardening dan dibuatkan rangka baja ringan sebagai tiang rambatan dan tempat untuk menggantung buah.
Bagian kiri kanan terbuka sedangkan bagian atapnya menggunakan plastik UV. Sebenarnya bagian atas bisa juga dibiarkan terbuka, namun Zeze Zahra menggunakan plastik UV sisa pembuatan greenhouse agar tetap bisa bekerja di area ini meski sedang hujan.
Sistem rambatan ke atas ini bermanfaat karena bisa memaksimalkan penggunaan lahan. Dengan media tanam yang subur dan pengaturan jarak tanam, tanaman semangka bisa tumbuh dengan baik. Kuncinya adalah paparan sinar matahari dan kecukupan air. Semangka butuh sinar matahari langsung dan media tanam yang poros namun cukup air.
Konsep penanaman ini memang tidak ditujukan untuk hamparan terbuka di kebun, melainkan untuk lahan terbatas di pekarangan rumah atau model urban farming. Bisa juga diterapkan di sekolah, tempat ibadah, rumah makan atau kafe, dengan memadukan taman dan kebun buah.
Tertarik untuk coba membuatnya di rumah?