Salah satu tanaman yang menjadi pilihan untuk diujicobakan di Zeze Zahra adalah tanaman bawang merah. Ada beberapa pertimbangan mengapa bawang merah menarik untuk diuji coba di lahan pekarangan menggunakan model kotak lahan atau raised-bed gardening.
Alasan pertama adalah dari sisi agroklimat, yaitu dari sisi letak geografis, iklim dan cuaca di daerah Karawang dekat pantai seperti lokasi Zeze Zahra. Lokasi Zeze Zahra berada di ketinggian 6 mdpl (meter diatas permukaan laut) sehingga termasuk dataran rendah beriklim panas. Salah satu daerah yang mirip dengan lokasi Zeze Zahra adalah Brebes yang terkenal sebagai sentra bawang merah di Indonesia. Pemikirannya sederhana, jika bawang merah tumbuh bagus di Brebes, mungkin kondisinya bisa bagus juga di Karawang.
Alasan kedua adalah dari sisi tingginya permintaan. Bawang merah adalah salah satu tanaman bumbu masak yang paling sering digunakan selain cabai. Seandainya belum bisa menjual hasil panen, masih mungkin digunakan untuk konsumsi sendiri, apalagi jika jumlah yang ditanam tidak terlalu banyak.
Pertimbangan ketiga adalah dari sisi kotak lahan atau raised-bed. Bawang merah butuh air cukup banyak namun tidak boleh tergenang. Dengan skema kotak lahan, tanahnya bisa dijaga agar poros, mudah menyerap air namun tidak tergenang.
Pertimbangan keempat adalah dari sisi gulma dan rumput. Penanaman di kotak lahan bisa meminimalisir tumbuhnya gulma dan rumput, karena rumput dan gulma yang ada bisa dicabuti tanpa harus disemprot herbisida.