Merencanakan dan Merealisasikan Impian

Saya pernah membayangkan saat usia tua nanti (jika umurnya sampai), ingin punya rumah di pedesaan tempat saya bisa menjalani hobi dibidang pertanian, peternakan dan perikanan. Kemudian terpikir lagi, mengapa harus menunggu usia tua, jika saya bisa mulai merancangnya lebih awal.

Merancang dan merencanakan kan nggak harus langsung dilakukan. Jadi saya mulai megumpulkan foto-foto rumah kayu pedesaan untuk dijadikan contoh. Saya juga mencari contoh rumah kabin sebagai tempat bersantai seperti di luar negeri yang menjadikannya sebagai pondok akhir pekan atau pondok musim panas.

Proses pembuatan rumah kayu ini dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan budget dan kemampuan. Tidak apa-apa butuh waktu lama, karena saya memang niatnya untuk usia tua. Kalaupun dicicil dari awal, itu supaya prosesnya tidak terlalu memberatkan.

Saat baru berupa pondasi, saya tidak tahu apakah rumahnya bagus atau tidak. Setelah mulai berbentuk, oh ternyata bagus ya. Simetris sekaligus blending dengan suasana di sekitar. Apa yang dulu masih jadi impian secara bertahap direalisasikan.

Saat kita punya impian, jangankan orang lain, kadang kita saja ragu pada impian kita sendiri. Sampai akhirnya kita sadar, sepanjang impian itu bagus dan dan diniatkan sebagai sesuatu yang baik, ya tidak ada salahnya direalisasikan. Karena pada akhirnya, hidup kita milik kita. Susah maupun senang, kita juga yang menjalaninya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *