Menerima dan Menghadapi Kesulitan

Saat melihat foto-foto yang ada di Zeze Zahra, mungkin semua kelihatan bagus dan cakep. Fasilitas yang ada terlihat rapi dan bersih. Tanaman kelihatan subur tanpa ada masalah.

Jangan lupa, ada istilah “the devil is in the detail”. Bisa saja Zeze Zahra mengikuti naluri, hanya menampilkan yang bagus-bagus saja disini, di sosial media, hehehe…

Baru beberapa waktu saya menampilkan area kebun kecil berisi tanaman semangka. Malam ini hujan turun deras disertai angin kencang. Akibatnya atap kebun berupa plastik UV robek dan lepas akibat kencangnya tiupan angin.

Selain atap plastik UV di area tanaman semangka, atap saung di kebun yang menggunakan genteng juga ada yang rusak. Selain itu, ada satu perangkat CCTV yang tersambar petir.

Zeze Zahra belum mengecek seberapa besar tingkat kerusakannya dan apakah tanaman semangkanya terkena imbas atau tidak. Namun yang jelas, tidak semua hal berjalan seperti keinginan kita. Ada saja kemungkinan sesuatu yang berjalan tidak selaras dengan harapan kita.

Yang bisa dilakukan adalah menerima kesulitan itu sebagai takdir, kemudian berusaha memperbaiki dan mengantisipasinya. Dari kesulitan dan masalah yang ada, kita belajar cara untuk mencegah kejadian yang sama.

Di banyak tempat, dalam kasus berbeda, petani banyak yang menghadapi kesulitan, baik musim kemarau maupun musim hujan. Kalaupun kita misuh-misuh (ngomel), kan tidak mengubah kenyataan dan takdir. Daripada menghabiskan waktu menyesali kejadian yang sudah terjadi, lebih baik memperbaiki dan menyiasatinya.

Tetap semangat, dimanapun kita berada. Apa yang tidak mematikan kita, akan mendewasakan kita. Tsah. 😆😀.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *