Setelah semua bahan-bahan untuk pembuatan pupuk organik hortikultura selesai disiapkan, tahap selanjutnya adalah membuat pupuknya.
Untuk kebutuhan bahan pupuk dan tata cara pembuatan bisa merujuk ke link penjelasan berikut ini : https://www.facebook.com/share/p/1MLU1Nw2L6/
Untuk tahap awal, Zeze Zahra memang membuat pupuk hortikultura karena pupuk ini banyak dibutuhkan di Zeze Zahra. Pupuk hortikultura mengandung unsur N, P dan K atau biasa disebut pupuk NPK. Setelah pupuk hortikultura selesai, prosesnya akan dilanjutkan dengan pembuatan pupuk yang banyak mengandung unsur N, yaitu pupuk urea.


Kebutuhan lain yang akan dibuat secara mandiri oleh Zeze Zahra adalah pupuk ZPT (Zat perangsang/pengatur tumbuh), KCL dan setelah itu membuat fungisida dan insektisida.
Nantinya pupuk-pupuk ini akan digunakan di kotak lahan, kebun dan sawah. Harapannya, persentase penggunaan pupuk, fungisida dan insektisida organik di Zeze Zahra bisa semakin meningkat.
Meski berasal dari kotoran hewan, pupuk ini tidak menimbulkan bau menyengat. Mengapa? Karena saya hanya melihatnya di foto, hehehe… ![]()
![]()


Nggak juga sih, saya juga turut hadir di proses pembuatan pupuk ini. Meski tidak menimbulkan bau menyengat, kami tetap antisipasi dengan menyiapkan penutup sebagai tindakan preventif.
Pembuatan pupuk pada bak ukuran 2 × 3 m² ini akan cukup memadai jika digunakan pada kotak lahan, kebun dan sawah Zeze Zahra. Setelah prosesnya selesai, nantinya Zeze Zahra akan membuat pupuk organik lagi sebagai tabungan kemandirian pupuk.