Day #7 Ramadhan 1447 H : Sharing Ilmu Pengetahuan Pertanian Terpadu dan Kondisi Tak Terduga dalam Persiapan Acara.

Beberapa waktu yang lalu, ada rombongan mahasiswa program agribusiness President University berkunjung ke Zeze Zahra Excellent Farm. Rombongan dosen dan mahasiswa ada sekitar 50 orang.

Karena Zeze Zahra masih belum rapi dan belum full professional, saya sebenarnya sungkan menerima tamu dalam jumlah besar. Khawatir tidak siap dan malu-maluin. Apalagi saat ini musim hujan dan kalau terjadi hujan lebat, pengaturannya bakal kusut karena becek dan tempias, apalagi jika hujannya disertai angin kencang.

Tapi karena saya sendiri alumni President University dan saya sudah sampaikan apa adanya ke panitia, termasuk kemungkinan pengaturan yang kusut dan kondisi yang kurang memadai, akhirnya rombongan mahasiswa dan dosen jadi datang ke Zeze Zahra.

Sehari sebelum acara, saya sudah tiba di Zeze Zahra. Cuaca terang, cerah dan damai. Angin sejuk dan sore hari terasa sangat menyenangkan ngobrol di kebun sambil memandang matahari terbenam.

Malam menjelang acara, suasana juga adem dan menyenangkan. Saya makan malam bersama dengan team Zeze Zahra sambil mengecek persiapan. Rencananya sebagian besar acara akan diadakan di lingkungan outdoor. Di halaman rumah kabin kami memasang tenda dan kursi. Kami juga merapikan rundown acara dan memetakan rute yang akan dilalui oleh rombongan mahasiswa dan dosen saat mereka berkunjung ke sawah, kebun dan kandang ternak. Puas dengan pengaturan tersebut, saya tidur di rumah kabin dengan nyenyak.

Saya terbangun di waktu dini hari. Ada suara gemuruh di luar. Ternyata hujan turun dengan lebat disertai angin kencang. Saya rusuh memikirkan kemungkinan pengaturan acara di pagi hari yang akan kusut. Saya berdoa semoga hujan bisa lekas reda, minimal di pagi hari sebelum acara dimulai. Saya kemudian tidur lagi disertai hujan yang mulai mereda.

Menjelang shubuh saya bangun lagi. Saya keluar untuk mandi dan wudhu untuk shalat Shubuh. Ternyata hujan turun kembali dengan deras. Saya berdoa, semoga hujan bisa reda.

Selepas shalat shubuh, hujan ternyata tambah deras. Akhirnya saya mengisi waktu pagi dengan melakukan koordinasi dan menyusun ulang acara bersama team Zeze Zahra. Kesimpulannya, acara tidak bisa dilakukan di pekarangan rumah kabin. Kursi basah semua dan tenda juga tidak memadai untuk menahan tempias hujan. Akhirnya kami memutuskan untuk memindahkan lokasi acara di ruang makan utama kabin dengan opsi tambahan di kabin utama yang berupa rumah panggung.

Hujan masih turun secara intermittent di pagi hari. Kadang deras kadang reda. Namun karena sudah memutuskan pindah lokasi, kami cukup aman. Hanya saja semua peserta dan panitia terpaksa duduk lesehan, ngariung di lokasi ruang makan kabin Zeze Zahra.

Sekitar jam 8 pagi, rombongan mahasiswa dan dosen tiba di lokasi rumah kabin Zeze Zahra. Setelah mengatur snack dan minum, acara dimulai dengan sambutan dari dosen, panitia dan juga penjelasan global dari internal team Zeze Zahra.

Acara inti dimulai dengan paparan mengenai latar belakang, sejarah dan awal mula Zeze Zahra, pertimbangan mengapa membangun Zeze Zahra, perkembangan Zeze Zahra hingga sistem manajemen pertanian Zeze Zahra yang menggunakan aplikasi Sazara berikut benefit yang didapatkan dan proses pengembangannya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke sawah, kebun, kandang ternak dan kembali ke lokasi semula setelah berkeliling selama hampir dua jam. Meski kondisinya masih gerimis dan becek di beberapa tempat, rombongan mahasiswa dan dosen mengikuti acara dengan antusias. Mereka bisa melihat langsung mekanisme implementasi aplikasi Sazara dan penerapannya dalam penanaman padi di sawah.

Mahasiswa juga bisa melihat lahan yang disiapkan untuk penanaman bawang merah dan jagung serta berkunjung ke kandang sapi, ayam dan kambing berikut penjelasan integrasinya dengan pertanian. Mereka diajak melihat gudang pupuk yang digunakan untuk mengolah kohe ternak untuk dijadikan pupuk sesuai konsep pertanian terpadu.

Rombongan kembali ke lokasi awal menjelang dzuhur untuk diskusi lanjutan, disusul makan siang dan waktu bersantai. Menjelang Ashar, rombongan kemudian berpamitan pulang untuk kembali ke kampus.

Meski persiapan acara cukup menyita waktu dan kondisi cuaca bikin dag dig dug, saya pribadi cukup puas dengan pengaturan yang dilakukan oleh team Zeze Zahra maupun oleh panitia. Semoga pengetahuan yang didapat bisa bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat. Aamiiin.

Terima kasih untuk rombongan mahasiswa dan dosen prodi Agribusiness President University yang sudah mewarnai kegiatan Zeze Zahra di bulan Februari 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *