Posts tagged with: Ramadhan

Mengajari Anak Shalat Berjamaah & Bertanggung Jawab

Tiga hari menjelang lebaran, tiba-tiba Zeze Vavai berkata pada saya saat berbuka puasa, “Pap, kita shalat taraweh lagi yuk. Sekali lagi juga nggak apa-apa”. Ramadhan tahun ini shalat taraweh saya memang bisa dihitung dengan jari. Selain karena sakit dan opname di rumah sakit selama hampir 2 minggu, saya juga kerap pulang malam dari kantor klien. Niatan shalat taraweh di rumah tinggal niatan, karena begitu masuk kamar langsung tertidur pulas ๐Ÿ™‚ Sebenarnya waktu diajak shalat taraweh,

Antara Keinginan dengan Kebutuhan

Catatan : Sumber gambar dari sini : http://wakpaper.com/id101810/red-tulip-flowers-field-wallpaper-and-photo-high-resolution-download-2560×1600-pixel.html Semenjak sakit DBD, saya jadi banyak mikir jika hendak makan. Dulu juga suka mikir sih, cuma nggak sesering sekarang. Kalau dulu makan itu seperti meracik bumbu-memenuhi lauk pauk menimbun nasi-sekarang saya membatasi lauk hanya satu atau 2 jenis saja. Kalau sudah ada sayur dengan ikan misalnya, ya cukup itu saja. Tidak ada bentrok lauk ikan dengan daging atau ayam. Mubazir dan sayang karena kadang jika tidak sempat

Sakit DBD, Berat Badan Ideal & Blessing in Disguise

Dengan tinggi badan 167-168 cm, berapa sebenarnya berat badan ideal saya? Mau dihitung dengan cara mudah maupun dengan Body mass index, hasilnya pasti nggak jauh beda, yaitu ada dikisaran 65 kg. Sewaktu kuliah, berat badan saya malah sekitar 55 kg, dengan kenaikan dan penurunan pada kisaran 2 kg. Sebelum sakit, saya sebenarnya sudah mengalami ketidaknyamanan karena berat badan yang terus merambat naik. Sebelum sakit DBD pekan lalu, berat badan saya 80 kg. Kalau dilihat dari

Pernak-Pernik & Pengalaman Pribadi Seputar Ramadhan-Bagian 1

Catatan : Tulisan ini draftnya sudah saya tulis sejak 1 tahun yang lalu. Belum saya publikasikan saat itu karena tulisan ini tidak selesai-selesai, mungkin karena semangat saya dalam menulis seperti ungkapan โ€œal imanu yajidu wa yanqusu, yajidu bit tha’ah wa yanqusu bil ma’siahโ€. Semangat menulis turun naik seperti kadar keimanan ๐Ÿ™‚ ***** Sewaktu kecil, gw pikir sahur itu “saur-saur nasi keudara” alias melempar-lempar nasi ke udara. Waktu kecil gw memang termasuk copo, jadi nggak begitu

Top