Kangkung di Pekarangan Rumah dengan Sistem Kotak Lahan

Ini adalah kangkung yang ditanam hari minggu yang lalu. Disebelahnya adalah kotak tanaman kangkung yang ditanam 4 hari kemudian. Karena ada 6 kotak lahan berukuran 4×1 meter dan dengan asumsi kangkung dipanen pada usia 24 hari, maka jarak tanam antar kotak lahan diatur setiap 4 hari sekali.

Kotak-kotak tanaman lain masih ditutup mulsa, karena sebelumnya media tanam yang ada disemprot dengan cairan pembenah tanah. Cairan pembenah tanah adalah cairan yang dihasilkan dari fermentasi berbagai jenis dan bahan seperti tanah humus bambu, daun dan rumput yang punya daya tahan bagus, air cucian beras, dedak dan katalis untuk memperbaiki kualitas tanah. Zeze Zahra pernah menampilkan proses pembuatannya pada posting terpisah.

Kangkung dipilih karena kotak lahan ini merupakan lahan percobaan dan bagian dari Rumah Edukasi “Dewi Lia Astuti”. Tujuannya, nanti pengunjung anak-anak maupun dewasa bisa belajar membuat media tanam dan bertanam sayuran di rumah masing-masing. Zeze Zahra membantu proses pembuatan kotak lahan ini. Bagi Zeze Zahra, ini bagian dari proses ujicoba bagi team yang diminta menangani. Jika mengurus kangkung saja gagal, wah repot, nanti bagaimana jika diberikan amanah mengurus tanaman lain yang lebih kompleks, hehehe…

Lokasi kotak lahan ini ada di rumah edukasi Dewi Lia Astuti, di dusun Mekar Jaya, desa Batujaya, Kecamatan Batujaya kabupaten Karawang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *