Hasil Uji Lab Beras Zeze Zahra yang Menggunakan Treatment Alami

Beberapa waktu yang lalu, Zeze Zahra mengirimkan sample beras ke salah satu lembaga pengujian di Bogor. Sample beras tersebut berasal dari dua petak sawah di pekarangan rumah kabin Zeze Zahra yang ditreatment secara alami.

Dua petak sawah tersebut menggunakan pupuk buatan sendiri mengikuti prosedur dari BSM, termasuk untuk ZPT, fungisida dan insektisida.

Pak Bayu Diningrat selaku founder BSM pernah menekankan bahwa yang penting adalah trust bahwa produk dan proses yang dilakukan merupakan proses alami (organik). Tujuannya agar jangan sampai ada sertifikat namun proses dan hasilnya sebenarnya tidak demikian.

Pesan dari pak Bayu itu menjadi pengingat bagi Zeze Zahra. Tujuan Zeze Zahra melakukan proses uji lab ini untuk mengecek proses treatment yang dilakukan, apakah hasilnya benar sesuai harapan atau masih ada yang kurang tepat. Jadi sifatnya lebih ke proses validasi.

Berdasarkan laporan hasil uji laboratorium dari PT Saraswanti Indo Genetech terhadap sampel padi dari Zeze Zahra Excellent Farm, berikut adalah kesimpulan utama:

✅ Kesimpulan Utama:

Seluruh parameter logam berat (seperti Timbal/Pb) dan residu pestisida (seperti DDT, Aldrin, Endosulfan, dan lain-lain) TIDAK TERDETEKSI dalam sampel padi yang diuji.

📌 Detail Tambahan:

Total ada 30 parameter yang diuji.

Semua hasil tercatat sebagai “Not Detected” (tidak terdeteksi), artinya kadar masing-masing zat berada di bawah batas deteksi minimum laboratorium. Metode pengujian menggunakan standar internasional (EN 15662:2018 dan ICP MS), yang umum digunakan untuk pengujian keamanan pangan.

📋 Implikasi:

Padi dari proses treatment alami Zeze Zahra Excellent Farm tidak mengandung aspek logam berat dan residu pestisida.

Proses ini menjadi penyemangat untuk melakukan treatment alami pada area yang lebih luas di lingkungan Zeze Zahra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *