Kabar dari Kebun : Strategi Menambah Jenis Usaha Pertanian Terpadu

Bentuk ideal dari pertanian terpadu adalah siklus keterkaitan antar usaha. Misalnya jika kita menanam jagung manis, jagungnya dijual sedangkan tebon (sisa daun dan batang jagung) dicacah untuk pakan sapi dan kambing. Kotoran sapi untuk cacing tanah dan cacing sutra, Cacingnya untuk pakan ikan, sedangkan kascing diolah untuk pupuk. Pupuknya kembali ke tanaman jagung.

Semakin jauh dan panjang perputarannya semakin bagus. Misalnya ada penambahan aspek pengolahan biogas dari kotoran sapi sebelum untuk media cacing.

Masalahnya, memulai kesemuanya itu sulit dan realistis. Prosesnya tetap perlu dimulai dari satu titik. Dan titiknya dimulai dari sumber siklus utama. Misalnya antara ternak sapi dengan jagung, sebaiknya apa dulu? Jawabannya adalah jagung dulu, karena kita perlu menyediakan pakan sebelum mendatangkan ternak,

Zeze Zahra memulai langkah dari sawah berupa tanaman padi. Kemudian ke ternak kambing dan sapi. Setelah itu ke cacing. Kemudian ke pupuk. Setelah itu ke kebun dengan menanam jagung dan dilanjut dengan ternak ayam. Ternak ayam dilakukan karena Zeze Zahra menanam jagung manis dan juga jagung pakan.

Apakah ada yang sedang dalam proses merintis atau menjalani usaha pertanian terpadu juga?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *