Zeze Zahra memiliki benih padi Japonica dalam jumlah terbatas seperti yang dituliskan pada tulisan sebelumnya disini :
https://web.facebook.com/share/p/1BhsHo1cTW
Karena jumlahnya terbatas, benih tersebut disayang-sayang. Sebagian ditanam di pot, sebagian lagi ditanam di raised-bed di dalam greenhouse dan sisanya ditanam di pinggiran sawah. Tujuannya agar salah satu upaya ini berhasil. Andaikan gagal, tidak seluruhnya gagal semua.
Ini adalah padi Japonica yang ditanam di dalam greenhouse menggunakan raised-bed. Media tanamnya menggunakan standar campuran kompos padat (kohe fermentasi, abu pembakaran dan tanah) yang disiram dengan pembenah tanah.
Setelah benih padi ditanam, media tanam disiram secara rutin menggunakan urea cair, hasil fermentasi kohe ayam, urine sapi dan urine kambing sesuai SOP dari BSM. Awalnya media tanam agak kering, namun karena disiram terus menerus, media tanam jadi lembab cenderung basah.
Awalnya padi tumbuh santai, namun setelah beberapa waktu, tanaman padinya jadi tumbuh bongsor. Perkiraan saya mungkin tingginya bisa sampai 1 meter (belum saya ukur pasti, hehehe…)
Tidak semua tanaman tumbuh subur. Ada juga yang pertumbuhannya kurang dan anakannya hanya beberapa. Yang tumbuh subur anakannya banyak dan tanamannya tegak kokoh. Saya belum tahu apakah nanti padinya akan berisi sempurna atau tidak, karena malainya baru saja keluar.


Meski jumlahnya tidak banyak, namun cukup lumayan untuk tujuan memperbanyak benih agar nanti bisa dikembangkan lebih lanjut.