50 Ribu Rupiah : Harga Kangkung 1 Kotak Lahan

Salah seorang mahasiswi yang magang di Zeze Zahra menginformasikan bahwa kangkung di pekarangan Rumah Edukasi “Dewi Lia Astuti” sudah dijual secara rutin ke pedagang pasar. Menjual kangkung satu petak lahan kecil memang hasilnya tidak banyak, namun tetap patut disyukuri karena merupakan berkah atas tanaman yang dirawat selama sekitar 3 minggu. Penjualan merupakan simpul terakhir dari proses pertanian mulai dari persiapan lahan, semai benih, perawatan hingga panen.

Zeze Zahra biasanya menjual kangkung sebanyak 1 petak lahan berukuran 3×1 m antara 35-40 ribu rupiah. Kalau dijadikan ikat, sekitar 35-40 ikat. Harganya fluktuatif dan tergantung pada kesuburan tanaman juga. Pedagang pernah menawar 20 ribu rupiah per kotak lahan, yang ditolak karena harganya terlalu rendah. Ada kalanya kangkung dipanen untuk dimasak sendiri kalau memang tawaran pedagang terlalu rendah.

Kangkung ini tidak disemprot insektisida. Pupuknya juga secara bertahap menggunakan pupuk organik. Kalau ada hama belalang atau hama lain, biasanya disemprot dengan air cabe dicampur bawang putih, jadi hitung-hitung langsung jadi bumbu masak, hehehe…

Kangkung biasanya dipanen setelah 21-25 hari waktu penanaman. Jika punya 7 kotak lahan, panen bisa diatur setiap 3 hari sekali.

Tertarik menanam kangkung?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *