Selain menanam secara bertahap, tips lain untuk menyiasati adalah mengurangi kerugian. Maksudnya bagaimana?
Jadi begini. Saat kita menanam melon 200 benih tanaman pertama kali misalnya, kemungkinan banyak yang gagal, karena kurangnya pengetahuan kita. Kedua kali juga masih bisa gagal. Ketiga kali, keempat kali juga bisa gagal. Akhirnya kita habis modal, merana dan mutung dan kapok dan berhenti jadi petani ![]()
Padahal peluang terjadinya hal itu sangat mungkin terjadi. Dan Zeze Zahra juga mengalaminya. Zeze Zahra membuat kalkulasi sederhana dengan target yang juga sederhana. Setiap kali penanaman baru harus lebih baik dari penanaman sebelumnya.


Misalnya pertama kali menanam diberi target 50%. Dari 200 benih, target keberhasilan hanya setengahnya. Hanya sukses 100 tanaman. Penanaman kedua, kita beri target 75%. Dari 200 benih, bisa sukses 150. Penanaman ketiga jauh lebih baik lagi. Sampai akhirnya bisa break even point (BEP/kembali modal) dan bisa mulai profit.
Jika biaya penanaman 2 juta rupiah, bisa saja di penanaman pertama kita masih rugi 1 juta rupiah. Penanaman kedua masih rugi 500 ribu rupiah. Penanaman ketiga berbalik untung 500 ribu rupiah. Penanaman keempat dan seterusnya mulai untung rutin 1 juta rupiah karena kita sudah semakin berpengalaman.
Bagaimana jika penanaman pertama, kedua, ketiga dan keempat masih rugi? Ya jangan diteruskan. Berarti kita tidak berjodoh dengan tanaman tersebut. Masya mau menghabiskan waktu berbulan-bulan diterpa kerugian, hehehehe… Kecuali kita punya peluang keberhasilan dan punya modal yang cukup untuk itu.