Pola Pikir Menikmati Hidup dan Pola Pikir Investasi Berkelanjutan

Kemarin saya pulang dari rumah kabin Zeze Zahra dan ngobrol dengan rekan saya. Ia bercerita, pernah mendapat pemasukan tak terduga sebesar 2.5 juta rupiah dan ingin menggunakannya untuk mengganti sound system mobil. Isterinya menyarankan agar uang tersebut digunakan untuk keperluan yang lain. Ia bertanya mengenai pendapat saya.

Saya sampaikan bahwa penggunaan uang yang ia dapatkan adalah hak dia. Namun saya sampaikan juga bahwa jika saya menjadi dirinya, pilihan saya adalah menggunakannya untuk keperluan yang lain, dalam hal ini untuk investasi yang menghasilkan pendapatan tambahan.

Jika digunakan untuk mengganti sound system maka uang tersebut berhenti sampai di situ. Benar, ia merasa puas karena keinginannya terpenuhi. Namun sebatas itu saja. Tidak ada penghasilan tambahan, kecuali sound sistemnya disewakan.

Saya ambil contoh, jika uang itu dibelikan bebek sebagai investasi, ia bisa mendapatkan bebek berikut pakannya. Anggaplah ia mendapatkan 20 ekor bebek dengan harga Rp100.000 per ekor dan sisanya dibelikan pakan. Dari 20 ekor bebek, jika persentase yang bertelur adalah 50%, maka ia bisa mendapatkan 10 butir telur per hari. Seandainya telur itu diuangkan dengan harga 2000 rupiah per butir, maka ia mendapatkan Rp20.000 per hari. Jika biaya pakan 50%, maka pendapatannya Rp10.000 per hari

Benar, hitungan di atas sifatnya sederhana. Tidak memperhitungkan soal bebek tidak bertelur, bebek mati, tidak bisa menjual telur bebek, tidak bisa pelihara di kota dan lain-lain. Konteksnya bukan itu. Konteksnya adalah menggunakan uang yang didapatkan untuk investasi berkelanjutan.

Investasi berkelanjutan artinya uang tersebut bisa menggenerate atau menghasilkan penghasilan lain. Silakan ganti bebek dengan berbagai instrumen investasi lainnya yang menghasilkan asset dan bisa memberikan penghasilan tambahan.

Jika demikian, kapan kita bisa menikmati hidup? Kita bisa menikmatinya setelah kita memiliki asset yang cukup memberikan penghasilan rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *