Tabungan dan Investasi

“Jika kita tidak meninggal dunia di waktu muda, tua itu pasti…”

Kalimat itu selalu terngiang di telinga dan menjadi salah satu pendorong untuk berinvestasi. Begitu berpikir untuk investasi, ada lagi yang ucapan yang membuat down:

– “Gimana bicara investasi, kalau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja susah”

– “Gimana bicara investasi, kalau saat ini saja belum bekerja”

Jika mengacu pada pengalaman pribadi, saat orang masih bicara kebutuhan perut, pasti susah bicara soal aspek yang lebih luas seperti investasi. Kebutuhan utama saja belum terpenuhi, bagaimana bisa berpikir yang lain.

Namun disinilah perbedaannya. Meski kita masih berusaha memenuhi kebutuhan utama, tidak ada salahnya kita memikirkan mengenai rencana kedepannya. Tidak sekedar berhenti berpikir dan hanya menghabiskan waktu untuk meratapi kekurangan dan nasib kita.

Saat gaji habis hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, pikiran tetap saya pergunakan untuk bisa keluar dari kesulitan. Saya tetap banyak membaca buku untuk membuka wawasan. Karena tidak sanggup membeli buku baru, saya membaca buku diperpustakaan atau memilih buku loak didepan Ramayana Bekasi. Saya membaca artikel di internet. Wawasan yang didapat bisa membuat saya memiliki banyak alternatif untuk keluar dari kesulitan.

Saya berusaha mengembangkan kapabilitas. Membaca literatur. Memperkuat kemampuan dan pendidikan. Itu membuka peluang mendapat penghasilan dari mengajar training atau memberikan layanan setup sistem komputerisasi. Penghasilan yang didapat memberikan saya ruang untuk bernafas lebih lega, berpikir lebih santai.

Saya mengambil kursus, agar memiliki kemampuan dan pemahaman yang lebih baik. Saya membeli komputer yang lebih kuat, agar lebih mudah dalam memberikan pengajaran. Saya mulai membeli buku baru maupun ebook, agar tidak terlalu tertinggal dari perkembangan teknologi.

Mekanisme diatas terus saya duplikasi, sampai akhirnya saya bisa mendapat sedikit alokasi uang untuk diinvestasikan dan bisa membiayai hobby yang dilakukan. Alokasi tersebut yang kemudian membawa saya pada Zeze Zahra dan menulis ini sambil memandang matahari senja. Tsah 😁

One thought on “Tabungan dan Investasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *