Contoh Perhitungan Biaya Investasi Pertanian : Melon Premium

Saat kita mengeluarkan biaya untuk pertanian, biaya tersebut belum tentu kembali dalam sekali panen, dua kali bahkan tiga kali panen. Itu sebabnya, membuat kalkulasi penting untuk dilakukan, meski itu dalam bentuk coret-coretan sekalipun.

Sebagai contoh, jika menanam melon sebanyak 100 tanaman melon jenis premium, kita bisa menggunakan beberapa asumsi sebagai berikut :

1. Asumsi kesuksesan : 80%, berarti dari 100 tanaman ada 80 yang selamat sampai panen. Sisanya mungkin mati kena penyakit, gagal kena hama, buahnya tidak sempurna dan lain sebagainya

2. Asumsi berat : Melon premium seperti Inthanon beratnya bervariasi antara dibawah 1 kg sampai dengan 2.5 kg. Mungkin ada yang bisa membuahkan sampai memiliki berat diatas itu namun relatif jarang. Kita pakai asumsi rendah, 1 buah hanya 1 kg

3. Asumsi jumlah buah per tanaman. Dalam 1 tanaman asumsi ada 1 buah saja, jadi per tanaman hanya 1 kg buah

4. Harga rata-rata buah melon premium jenis Inthanon 25 ribu sd 50 ribu rupiah per kg. Anggap kita pakai harga paling rendah, 25 ribu rupiah

Dari kalkulasi diatas, didapatkan hasil panen sebanyak 80% x 100 x 1 kg x 1 buah per tanaman x 25.000 = 80 x 25.000 = 2.000.000,-

Dari perhitungan diatas, kemudian dikurangi biaya benih, pupuk dan perawatan. Anggaplah keuntungan bersih sebesar 1 juta rupiah. Jika pembangunan greenhouse butuh biaya 6 juta rupiah, maka butuh 6x panen baru bisa impas atau break even point (BEP).

Ribet hitung-hitungan matematika? Padahal jadi petani karena menghindari matematika? Kata pak Bayu Diningrat, jadi petani harus pintar hitung-hitungan, supaya bisa punya perkiraan dan bisa punya profit 😃

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *