Merealisasikan Impian Secara Bertahap : Rumah di Tepi Sawah

Saya pernah membayangkan membaca buku, tidur, bersantai dan minum teh di rumah tepian sawah. Tentu sangat menyenangkan bagi saya melakukan hal-hal yang disenangi di tempat yang sesuai dengan keinginan.

Saya awalnya sempat ragu, bertanya dalam hati, apakah cukup pantas merealisasikan hal tersebut? Saya membayangkan bahwa hanya orang tertentu yang bisa memiliki rumah di tepian sawah seperti ini. Hanya orang yang serba ada yang bisa membangun rumah impian. Sampai kemudian saya diingatkan prinsip dasar, “Hidup kita milik kita, susah maupun senang, kita juga yang menjalaninya”.

Ketika kesempatan itu datang, saya berusaha mewujudkannya. Jika impian itu merupakan sesuatu yang baik, tidak merepotkan orang lain dan kita kepingin hal tersebut, tidak perlu merasa bersalah karenanya –> ini bicara pada diri sendiri, menghibur diri, hehehe…

Jadi secara bertahap rumah kabin kembar Zeze Zahra akhirnya dibangun dan direalisasikan. Prosesnya dilakukan bertahap. Membuat desain sendiri, berdiskusi dengan tukang yang merangkap sebagai kontraktor hingga merancang bentuk akhir dan integrasinya dengan lingkungan sekitar.

Semua prosesnya dilakukan bertahap sesuai kemampuan. Saat mulai menampakkan bentuk, saya jadi lebih terdorong untuk bekerja keras agar bisa membiayai kebutuhan rumah impian ini.

Saya bersyukur karena memilih untuk memberanikan diri. Memilih untuk merealisasikan impian. Memilih untuk mengejar angan-angan dimasa mendatang. Berkat keputusan ini, hidup saya jadi lebih berwarna 😆☺️.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *