1. Bahan Media Tanam
– Tanah Subur: Gunakan tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara. Bisa menggunakan tanah humus bambu
– Pupuk Kandang: Bisa menggunakan pupuk dari kotoran hewan (seperti kambing, kelinci, sapi atau ayam) yang sudah matang, untuk meningkatkan kesuburan tanah.
– Sekam Bakar: Sekam padi yang sudah dibakar, berguna untuk memperbaiki struktur tanah agar lebih gembur dan meningkatkan drainase.
– Kompos: Mengandung banyak nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tanaman.
Pasir: Jika tanah terlalu padat, Anda bisa menambahkan pasir untuk meningkatkan porositas.
2. Proses Pembuatan Media Tanam
– Campurkan Bahan: Campurkan tanah, pupuk kandang, sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1.
– Pengolahan Tanah: Pastikan media tanam dalam keadaan gembur dan tidak terlalu padat.
– Pengisian Pot/Bedengan: Isi pot atau bedengan dengan media tanam yang sudah dicampur.
Catatan : Bagi yang sering tertukar antara kompos dan pupuk kadang, berikut adalah penjelasannya:
Kompos dan pupuk kandang berbeda dalam bahan baku, proses pembentukan, dan kandungan nutrisi. Kompos terbuat dari sisa-sisa tanaman dan limbah organik lainnya, diuraikan oleh mikroorganisme, dan berfungsi memperbaiki kualitas tanah secara umum dengan menyediakan nutrisi jangka panjang.
Pupuk kandang, yang berasal dari kotoran hewan, mengandung lebih banyak nitrogen, fosfor, dan kalium, serta memberikan nutrisi yang lebih cepat dan langsung untuk tanaman. Keduanya dapat digunakan bersama untuk manfaat yang lebih optimal.