Beberapa waktu yang lalu, saya memberanikan diri menjadi petani dan peternak disela-sela pekerjaan utama saya dibidang IT. Berikut adalah beberapa hal yang saya lakukan agar kita mendapat manfaat maksimal dari pengetahuan baru:
1. Berani Mencoba. Mau tanam melon takut gagal, mau tanam semangka takut tidak berhasil, mau tanam pepaya takut bingung cara dan perawatannya, tanam anggur tidak paham cara pemangkasannya. Padahal, namanya belajar, kita bisa lakukan di area terbatas agar bisa belajar dan mengurangi resiko.
2. Terbuka pada Ilmu Baru. Saya belajar tips pertanian dan peternakan dari Youtube channel, Facebook reels, video, ebook, ikut gabung di komunitas hingga berencana mengikuti kursus dari sosok expert di dunia pertanian dan peternakan
3. Berani Berinvestasi. Mengeluarkan uang itu harus hati-hati, namun jika ada peluang untuk menghasilkan pendapatan lebih besar, itu namanya investasi. Saya membeli bibit pisang dari Medan dan Malang dan biayanya balik modal dalam sekali panen


4. Mulai dari Sekarang. Beberapa teman bilang, “Kalau kita tanam semangka di dalam pot, hasilnya mungkin bagus ya?”, “Kalau culu tanam pisang, mungkin sekarang sudah berbuah dan matang”. Saat saya bertemu, yang bilang begitu ya masih belum menanam juga, hehehe…
5. Lakukan dari apa yang kita punya. Jika lahan kita terbatas, gunakan lahan terbatas itu. Jika tidak punya lahan, gunakan sistem tanam menggunakan polibag. Jika keuangan terbatas, tanam atau pelihara sesuatu yang biayanya rendah. Bayam dan kangkung itu benihnya murah. Bisa ditanam di polibag juga. Hasilnya bisa menyehatkan sekaligus menjadi pendapatan tambahan.
Pada prinsipnya, jangan sampai kita kalah oleh keadaan. Kekurangan bukan hambatan, kekurangan justru menjadi motivasi kita agar lebih baik lagi.