Jangan Berhenti Investasi Saat Krisis

Kecenderungan seseorang saat mengalami krisis adalah berhenti melakukan aktivitas. Hal ini wajar dilakukan, terutama jika krisisnya dirasakan terlalu berat dan perlu waktu untuk melakukan recovery. Sebagai contoh, jika perusahaan mengalami kendala operasional, mungkin perusahaan perlu melakukan pengetatan operasional, mengurangi kegiatan yang tidak perlu, menghentikan ekspansi bisnis baru dan bahkan berhenti melakukan perencanaan-perencanaan strategis. Kalau dari…

Read Full News

Rencana-Rencana dan Ukuran Pencapaiannya

Saya punya rencana, ingin punya tabungan valas yang equivalent dengan 50 ribu US$ di akhir tahun ini. Saat ini statusnya berkhayal 😛 . Saya ingin bisa mengirimkan beberapa team saya untuk mengambil sertifikasi keahlian internasional. Statusnya juga masih berkhayal. Saya ingin liburan ke luar negeri. Tidak berkhayal namun belum tahu kapan akan direalisasikan. Beberapa tahun…

Read Full News

Investasi Tak Kasat Mata : Bacaan Bermanfaat

Karena hobi saya membaca, salah satu pengeluaran terbesar saya adalah terkait buku, majalah dan bacaan lainnya. Saya menyenangi buku dengan topik beragam, mulai dari topik manajemen, militer, intelijen, bisnis hingga buku-buku cerita. Saat masih kecil saya betah berjam-jam di perpustakaan membaca berbagai macam buku. Keuntungannya adalah, tanpa sadar saya jadi terdorong untuk punya ingatan kuat…

Read Full News

Pada Akhirnya, Kita yang harus Bertanggung Jawab pada Hidup dan Penghidupan Kita

Beberapa waktu yang lalu pak Dahlan Iskan menulis artikel pengingat : Jangan Takut Beli Ikat Pinggang. Pak DI menulis mengenai pengalamannya menghadapi masa krisis di tahun 1988, 1998, 2008 dan terkait situasi 2018. Kelihatannya seperti angka mistis siklus 10 tahunan, meski pak DI sampaikan namanya krisis tidak peduli siklus jika perusahaan tidak bersiap. Tahun 1988…

Read Full News