Di pekarangan Zeze Zahra, kenikir termasuk tanaman yang menyenangkan untuk ditanam. Daunnya rimbun, mudah tumbuh, dan bisa dipanen berkali-kali dengan cara dipetik pucuk mudanya.
Bagi sebagian orang, kenikir dikenal sebagai lalapan. Aromanya khas, rasanya segar, dan cocok dimakan bersama sambal atau lauk rumahan. Bisa juga dijadikan sebagai bagian dari sayur pecel.
Selain sebagai lalapan, kenikir juga sering dimanfaatkan sebagai tanaman herbal keluarga.

Beberapa manfaat kenikir yang umum dikenal antara lain:
1. Sebagai sumber sayuran hijau
Daun kenikir bisa menjadi tambahan serat dari bahan alami yang mudah ditanam sendiri.
2. Membantu menambah variasi menu sehat
Tidak harus selalu kangkung, bayam, atau sawi. Kenikir bisa menjadi pilihan sayuran harian dari pekarangan.
3. Mengandung senyawa alami dari tanaman
Kenikir dikenal memiliki aroma khas karena kandungan senyawa alaminya. Inilah yang membuatnya sering dipakai sebagai lalapan maupun bahan minuman herbal.
4. Mudah ditanam dan cepat rimbun
Cocok untuk kebun rumah, polybag, pinggir bedengan, atau area sela tanaman lain.
Salah satu olahan sederhana yang pernah diajarkan Pak Bayu adalah teh selikir, yaitu minuman herbal dari seledri dan kenikir.
Cara sederhananya:
* Ambil beberapa lembar daun kenikir muda.
* Tambahkan beberapa batang/daun seledri.
* Cuci bersih.
* Rebus sebentar dengan api kecil sampai mendidih. Begitu mendidih, api dimatikan
* Diamkan sampai hangat, lalu diminum.
Biasanya kalau minum teh ini akan melancarkan urin.
Bagi saya, inilah salah satu nilai penting dari kebun keluarga. Kita bukan hanya menanam untuk panen besar, tetapi juga belajar mengenal tanaman yang bisa langsung dimanfaatkan di rumah.