Antara Zeze Zahra, Yayasan Ultima dan Rumah Edukasi : Sebuah Kisah, Bagian Kedua

Bagian pertama ada disini : https://www.facebook.com/share/p/19nQzZH2W8/

Rumah Edukasi “Dewi Lia Astuti”

Dewi Lia Astuti adalah nama almarhumah salah satu pendiri yayasan Ultima Insani Madania. Saat masih ada, beliau senang bermain bersama anak-anak dan menjadi salah satu motor kegiatan pendidikan informal bagi anak-anak. Karena hal tersebut, namanya diabadikan menjadi nama rumah edukasi.

Almarhumah Dewi Lia Astuti adalah adik bungsu saya…

Biaya pembuatan rumah edukasi ditanggung secara urunan. Zeze Zahra memberikan support berupa 2 petak sawah dan membantu menyiapkan greenhouse serta kotak lahan pekarangan. Zeze Zahra juga mengeluarkan beberapa ton beras yang dijual untuk membiayai pembangunan sebagaian infrastruktur. Selain itu, ada juga keterlibatan donatur yang membantu proses pembangunannya.

Tagline rumah edukasi Dewi Lia Astuti adalah “Tempat Bermain dan Belajar”. Kata “Bermain” diposisikan diawal, dengan tujuan agar anak-anak senang bermain kemudian ingat belajar daripada anak-anak terkekang belajar sampai tidak sempat main.

Target anak-anak dan masyarakat umum adalah karena pola pikir anak-anak masih bisa dibentuk. Jika targetnya langsung orang tua, khawatir apa yang dilakukan oleh rumah edukasi masih tahap awal dan belum kelihatan sukses. Biasanya orang yang lebih tua akan lebih menilai bukti contoh kesukesan baru mau menerima kemungkinan pembelajaran.

Rencana Kedepan

Rencana yang ingin dijalankan ke depannya adalah melanjutkan yang sudah ada dan mengembangkannya. Rumah edukasi akan menyelenggarakan pendidikan informal serta pelatihan terkait pertanian organik terpadu. Tujuannya agar sekaligus mencapai ketiga visi dan misi secara bersamaan, yaitu pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *