Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan di page Zeze Zahra terkait foto tanaman kangkung adalah :
1. Berapa jarak tanamnya?
2. Berapa jumlah benih per lubang?
3. Berapa banyak benih yang ditanam?
4. Apa saja media tanamnya?
5. Apa saja pupuknya?
6. Apa saja pencegahan hamanya?
7. Berapa penghasilan dari satu kotak lahan?
Beberapa pertanyaan tersebut sebenarnya sudah dijawab di postingan yang ada di Zeze Zahra, namun ini kami ulang lagi jawabannya agar mudah ditemukan jika satu waktu diperlukan.
1. Berapa jarak tanamnya?
Zeze Zahra menggunakan dua skema sistem jarak tanam. Yang pertama menggunakan jarak tanam 5×5 cm, yaitu 1 butir benih tiap 5×5 cm. Yang kedua menggunakan sistem larik (baris kecil) dengan jarak antar larik 10 cm.
Foto yang dilampirkan disini menampilkan sistem larik.

2. Berapa jumlah benih per lubang?
Pada sistem 5×5 cm, satu butir benih per lubang, sedangkan pada sistem larik, benih ditabur memanjang di larik kecil tersebut. Jumlah benih dikira-kira, tidak dihitung detail
3. Berapa banyak benih yang ditanam?
Zeze Zahra menggunakan kotak lahan (raised-bed) berukuran 3×1 m. Tiap satu kotak lahan rata-rata membutuhkan 1/4 kg benih, jadi 1 kg benih untuk 4 kotak lahan.
4. Apa saja media tanamnya?
Media tanamnya berupa kompos padat ditambah dengan abu pembakaran dan tanah. Kompos padat adalah kohe fermentasi ditambah dengan daun lapuk.Detail lapisan media tanam dijelaskan disini : https://bit.ly/zz-lapisan-media-tanam
5. Apa saja pupuknya?
Karena merupakan sayuran daun, pemupukan menggunakan pupuk yang banyak mengandung nitrogen yaitu urea. Awal-awal Zeze Zahra menggunakan urea pabrikan, namun bertahap menggunakan urea cair dari kohe ayam fermentasi
6. Apa saja pencegahan hamanya?
Secara default Zeze Zahra tidak menggunakan insektsida apa-apa, namun untuk pencegahan menggunakan ZPT-Fungi-Insect yang dibuat dari bahan fermentasi kunyit, lengkuas dan bahan-bahan yang tidak disukai ulat (menggunakan skema BSM/Bayu Sehat Mandiri).
Kadang menggunakan air campuran bawang putih dan cabe yang disemprotkan untuk pencegahan hama
7. Berapa penghasilan dari satu kotak lahan?
Satu kotak lahan menghasilkan 30-40 ikat kangkung dengan harga rata-rata 1000 rupiah. Satu ikat jumlahnya antara 15-20 batang, tergantung untuk jual ecer atau ke pedagang yang hendak jual kembali.
Rata-rata penghasilan per kotak 35-40 rb belum dipotong biaya benih. Kadang harga bisa sampai 50-70 ribu per kotak saat kangkung sulit didapatkan, seperti beberapa waktu yang lalu saat sering hujan dan ada beberapa tempat petani kangkung yang kebanjiran.
Sebenarnya, awal menanam kangkung ini sekedar untuk keperluan keluarga dan pembelajaran jadi petani, namun karena jumlahnya cukup banyak, kangkung mulai dijual.