Perjalanan Wirausaha
Tahun 2009 saya bilang pada isteri, “Nanti tahun 2012-2013 saya mau resign dari kantor dan membangun usaha…”.
Saat itu saya bekerja sebagai supervisor IT di sebuah perusahaan logistik di kawasan Cakung Cilincing.
Dan jawaban isteri adalah : “Lah, nanti makan apa?”… ![]()

Saat itu selain bekerja sebagai supervisor bagian IT di perusahaan, saya bergabung dengan beberapa komunitas IT.
Saya juga menjalankan pekerjaan freelance untuk setup dan implementasi sistem di akhir pekan, termasuk mengajar training di rumah.




Berikut adalah beberapa alasan mengapa akhirnya saya resign :
1. Lelah karena jarak tempuh 2 jam berangkat dan 2 jam pulang
2. Fokus terbagi antara kerja kantor & usaha sendiri
3. Usaha mulai menghasilkan
4. Kesehatan mulai terganggu (stres, kurang gerak)
5. Ingin kerja sesuai passion & cara sendiri
Saya pernah tuliskan detailnya disini : https://www.vavai.com/mengapa-harus-resign-dari-kantor/
Setelah berbagai pertimbangan, akhirnya saya jadi juga resign, tepat di tanggal 31 Desember 2010. Dua-tiga tahun lebih cepat dari ucapan awal saya ke isteri.
Memulai perjalanan wirausaha dari satu orang, kemudian dua orang kemudian bertambah menjadi beberapa orang. Sebagian besar adalah anak-anak yang baru lulus SMK jurusan TKJ
.





Saat ini usia wirausaha itu masuk ke tahun ke-15. Tentu bukan perjalanan yang mudah. Usahanya juga masih kecil, belum menjadi perusahaan besar.
Meskipun level usahanya masih kecil, ini adalah proses yang saya syukuri dan salah satu keputusan terbaik yang saya ambil. Saya bisa bekerja sesuai dengan harapan dan passion.
Yang lebih penting lagi, usaha itu juga bisa menjadi berkat bagi team dan keluarganya.





