Tips Blog : antara Niche Topik dan Disiplin Menulis • Tuesday, April 10. 2007
Trackbacks
Trackback specific URI for this entry
No Trackbacks
Comments
Display comments as
(Linear | Threaded)
yup, setubuh mas..
bagi saya menulis saja sudah susah, apalagi harus dengan topic yg niche.
takutnya orang yg baru akan mulai bikin blog, malah ngga jadi ngeblog, gara2 baca postingannya mas Budi Putra..
hihihihihihi...
Mari budayakan menulis
bagi saya menulis saja sudah susah, apalagi harus dengan topic yg niche.
takutnya orang yg baru akan mulai bikin blog, malah ngga jadi ngeblog, gara2 baca postingannya mas Budi Putra..
hihihihihihi...
Mari budayakan menulis
Mudah-mudahan nggak mas. Mas Bud bermaksud baik tapi kalau dibaca secara mentah bisa salah masuk jadinya
.
Ini, komentar nomor 3 sudah memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tips "niche blog".
Ini, komentar nomor 3 sudah memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tips "niche blog".
Sebetulnya saran mas Budi Putra ditujukan buat yang sudah mapan dalam mengeblog. Jadi menurut saya sepertinya tahapan mengeblog adalah:
(1) Tahap *kelahiran*, mulai dari blog *pribadi*, mungkin narsis, yang penting nulis, belum perlu peduli pada topik ataupun tanggapan pembaca. (2) Tahap *tata wajah*, sudah tertib dalam menulis, mulai belajar soal layout dan teknis perblogan yang lain, termasuk cara mengatasi gangguan spam, memasang adsense, dan sejenisnya, namun tetap belum perlu . (3) Tahap *tata jatidiri*, sudah mapan dalam berblog, mulai cari topik serius yang khusus untuk pasar niche. tulisan personal tidak perlu ditinggalkan, tapi pelan - pelan porsi tulisan bermutu lebih banyak dari pada yang pribadi; atau cara lain lebih baik buat blog terpisah untuk yang pribadi dan yang *serius*; lebih baik lagi blog yang serius ditulis dalam bahasa Inggris. Anggap saja tahapan tersebut serius dijalankan, tampaknya dalam setahun blog kita bisa sudah bisa masuk Blogger Indonesia of the Week-nya Fatih.
(1) Tahap *kelahiran*, mulai dari blog *pribadi*, mungkin narsis, yang penting nulis, belum perlu peduli pada topik ataupun tanggapan pembaca. (2) Tahap *tata wajah*, sudah tertib dalam menulis, mulai belajar soal layout dan teknis perblogan yang lain, termasuk cara mengatasi gangguan spam, memasang adsense, dan sejenisnya, namun tetap belum perlu . (3) Tahap *tata jatidiri*, sudah mapan dalam berblog, mulai cari topik serius yang khusus untuk pasar niche. tulisan personal tidak perlu ditinggalkan, tapi pelan - pelan porsi tulisan bermutu lebih banyak dari pada yang pribadi; atau cara lain lebih baik buat blog terpisah untuk yang pribadi dan yang *serius*; lebih baik lagi blog yang serius ditulis dalam bahasa Inggris. Anggap saja tahapan tersebut serius dijalankan, tampaknya dalam setahun blog kita bisa sudah bisa masuk Blogger Indonesia of the Week-nya Fatih.
saya pernah membahas ini di blog saya beberapa waktu lalu (http://daus.trala.la/?p=176), cukup ramai komentarnya.
Posting dengan topik khusus sangat bagus. Namun konsistensi kerap menjadi kendala. Saya sedang mengalami hal senada. Blog yang dikemas dengan topik khusus, justru kini tengah kering ide dan sedang enggan mengisinya. Namun yang temanya campur aduk justru sedang menikmati setiap postingan yang ada.
Kalo buat saya sih, gunakan bahasa yang umum digunakan orang lain. Bukan apa-apa, karena biasanya orang memasukkan keyword kata yang umum daripada yang aneh-aneh.
Misalnya, orang banyak mencari kata "download" daripada "unduh"
Jadi gunakan kata-kata yang paling sederhana dan banyak dipakai. Kalo unik sih, cuma kita aja yang tahu, atau kita abis tenaga promo kemana-mana
Misalnya, orang banyak mencari kata "download" daripada "unduh"
Jadi gunakan kata-kata yang paling sederhana dan banyak dipakai. Kalo unik sih, cuma kita aja yang tahu, atau kita abis tenaga promo kemana-mana
saya bukannya memberi komentar, tapi mau bertanya.. ga papa khan (hi..hi..) mas, bagaimana agar blog kita bisa di cari melalui google tau yahoo?
Kita bisa submit url website kita (addurl) ke Google / Yahoo. Ada kok link-nya.
BTW, Sekarang Google sudah semakin bagus. Tanpa harus submit, kita pasti terindex. Tinggal bagaimana caranya menjadi top search di Google, itu yang namanya SEO (Search Engine Optimization)
BTW, Sekarang Google sudah semakin bagus. Tanpa harus submit, kita pasti terindex. Tinggal bagaimana caranya menjadi top search di Google, itu yang namanya SEO (Search Engine Optimization)
kl situs berbahasa indonesia, syaratnya apa supaya adsense nya tampil??
wah karena saya nyubie banget, menurutku seh bagus tuh ilmu dari mas Budi dan juga om Vavai, ini.
Sangat mermanfaat bagi saya sendiri setelah membaca blog ini. Hanya saja saya masih acak adul dalam menulis, cuma mungkin saya lebih berusaha untuk menulis dan menulis tiap ada kesempatan, apapun yang di tulis (ya itung2 sambil belajar nulis si neng niche artikel itu)
sekian bos dari saya, muup salah2 kata, masih newbie neh..
salam sukses
Sangat mermanfaat bagi saya sendiri setelah membaca blog ini. Hanya saja saya masih acak adul dalam menulis, cuma mungkin saya lebih berusaha untuk menulis dan menulis tiap ada kesempatan, apapun yang di tulis (ya itung2 sambil belajar nulis si neng niche artikel itu)
sekian bos dari saya, muup salah2 kata, masih newbie neh..
salam sukses
Mas Budi Putra
. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak
. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.