TOEFL ITP Score (Kedua)

Dalam rangka persiapan melanjutkan kuliah, saya mulai belajar bahasa Inggris lebih intensif pada akhir Februari 2022. Tanggal 15 Maret 2022 yang baru lalu saya mencoba mengambil ujian TOEFL ITP secara online (Remote Proctoring) dari LBI FIB UI dan mendapatkan score 547.

Score tersebut melampaui target minimal saya yaitu score 500. Namun saya pikir saya mungkin bisa meningkatkan score-nya jika saya belajar lebih intens. 

Dengan perkiraan puasa di mulai di awal April, saya punya dua pilihan yaitu mengambil ujian lagi di pertengahan April atau bisa sebelum atau sesudahnya. Akhirnya saya mengambil ujian di tanggal 7 April 2022, sekitar 3 minggu dari ujian pertama. Pada ujian kedua ini, saya mendaftar melalui Cilacs UII (Center for International Language and Cultural Studies Universitas Islam Indonesia).

Kali ini target score saya naikkan menjadi diatas 575, siapa tahu bisa menembus angka psikologis 600, meski tentu saja tidak mudah. Saya bahkan sampai bilang di group komunikasi Excellent PT. Excellent Infotama Kreasindo, “I feel a little bit worried to get low score than the previous one ??” tapi ya saya katakan juga bahwa saya akan berusaha yang terbaik yang bisa saya lakukan.

Sebagai persiapan menghadapi ujian TOEFL ini, saya belajar sebagaimana biasa. Lebih banyak belajar melalui live speaking di British Council, mendengarkan berbagai video di Youtube serta belajar khusus Structure & Written Expression, karena pada ujian lalu saya mendapat nilai rendah di section ini.

Testnya ya sama susahnya seperti test sebelumnya, hehehe… Saya agak kacau di listening karena entah mengapa bagi saya suaranya agak samar (meski speaker cukup jelas), ditambah lagi waktu jawab dibatasi 12 detik membuat saya kalut sendiri, hehehe…

Saya terbantu di structure & written expression sesuai dengan pembelajaran yang saya fokuskan. 

Saya juga lumayan familiar dengan soal di reading section. Karena memang saya pribadi suka membaca artikel, buku dan majalah, jadi membaca dan memahami bacaan terasa lebih familiar dibanding yang lain. 

TOEFL ITP tidak membahas mengenai speaking dan writing (essay) karena itu ada di TOEFL IBT dan saya belum mengambilnya karena belum terlalu pede.

Unofficial report dari hasil test hari ini adalah 580. Sudah mencapai target yang saya tetapkan sendiri, meski masih dibawah score 600. 

Listening section saya mendapat 56 dari 68. Naik satu point dibanding test pertama. Masih masuk kategori CEFR level B2 sama seperti level test pertama. 

Structure & Written Expression saya mendapat 55 dari 68. Naik 6 point dari test pertama. Peningkatan CEFR level dari B1 menjadi B2. 

Reading section saya mendapat 63 dari 67. Naik 3 point dari test pertama. Peningkatan CEFR level dari B2 menjadi C1. 

Secara kesimpulan, saya bersyukur bisa dapat score yang lebih tinggi, karena saya sempat khawatir malah dapat score yang lebih rendah dibanding sebelumnya 😀 . Meski belum mencapai angka psikologis, minimal ini bisa menjadi penyemangat tambahan untuk belajar lebih banyak lagi.


Also published on Medium.

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × two =

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.