Subsidi Investasi

Saat situasi krisis, fokus utama adalah survival. Bertahan hidup. Itu sebabnya saat briefing di Excellent pada bulan Februari dan Maret 2020 penekanan tindakan personal pada seluruh team adalah agar mengurangi dan jika perlu meniadakan pengeluaran yang tidak penting. Hal utama yang dilakukan adalah mengamankan dana emergency (darurat) masing-masing.

Secara prinsip, urusan Excellent sebenarnya urusan kantor. Dana emergency adalah urusan pribadi masing-masing staff. Meski demikian, Excellent juga menyadari, bahwa jika sisi personal dan keluarga staff mengalami kendala finansial, efek buruknya akan berimplikasi pada performa dan kinerja Excellent.

Biasanya saat briefing di hari Jumat setiap minggu, selalu ada sisipan mengenai pemahaman literasi keuangan pribadi.

Saat krisis, banyak saham-saham perusahaan yang terguncang. Sejak 2 tahun lalu kondisi bursa saham di Indonesia kondisinya tidak terlalu baik. Adanya gabungan masalah trade war, naiknya kurs US$ dan pandemi Covid-19 menyebabkan berbagai saham drop hingga lebih dari 50%. Dari sisi peluang, tentu saja ini peluang besar bagi yang ingin investasi saham, karena berbagai saham dengan fundamental bagus bisa didapatkan dengan harga relatif murah.

Meski sahamnya bagus dan harganya murah, kalau uangnya tidak ada bagaimana cara belinya? Meski sahamnya bagus dan harganya sudah murah, jika krisis makin lama dan harganya tambah murah apa nggak jadi tambah merugi?

Itu sebabnya muncul prinsip kedua. Jika ingin investasi terutama investasi saham, usahakan uangnya bukan uang yang hendak dipakai dalam waktu dekat. Apalagi uangnya hasil pinjam atau berhutang karena silau pada potensi keuntungan yang belum tentu bisa direalisasikan. Itu namanya mengundang bencana.

Agar team staff tetap berivestasi untuk masa depan mereka sekaligus tidak mengganggu kesiapan dana emergency, Excellent memberikan subsidi tambahan dalam bentuk subsidi investasi. Bentuknya berupa uang yang ditransfer ke RDN (Rekening Dana Nasabah) masing-masing. Nilainya tidak besar, disesuaikan dengan kemampuan Excellent. Meski nilainya tidak besar, masih bisa digunakan untuk membeli beberapa lot saham yang harganya dibawah 1000 rupiah.

Lho, saham apa yang harganya dibawah 1000 rupiah? Banyak kok. Saham-saham gorengan atau saham busuk bukan? Bukan, ini saham beneran. Bisa dilihat fundamental dan history-nya juga. Dan lagi, itu contoh saja. Kalau mau dibelikan saham lain yang harganya lebih tinggi juga tidak apa-apa.

Saya sampaikan bahwa saham itu sebaiknya dipilih untuk jangka panjang. Tidak perlu dilihat naik turun jangka pendek. Syukur-syukur bisa memberikan dividen rutin setiap tahunnya. Meskipun tidak besar tapi lama-lama bisa bertambah.

Karena asalnya dari subsidi Excellent, mereka tidak perlu khawatir rugi. Mengapa? Karena anggap saja itu uang nyasar. Kalaupun nilainya turun atau merugi sementara waktu, karena sumbernya uang nyasar tidak perlu disesali. Apalagi jika pilihannya benar-benar dicheck, turun naik dalam jangka waktu dekat akan memberikan pengalaman bagus buat membiasakan diri investasi jangka panjang.

Mengapa bentuknya harus saham? Bisa saja dalam bentuk lain, namun saya memilih saham sebagai bagian dari pembelajaran team. Bagaimana jika merugi, seperti heboh salah satu perencana keuangan yang rekomendasinya membuat nasabah rugi? Seperti tadi disampaikan, uangnya adalah hasil subsidi, jadi tidak ada yang perlu dirugikan selain Excellent sendiri.

Mengapa Excellent repot-repot menempuh jalan seperti itu untuk mendukung team internalnya? Karena Excellent ingin memastikan mereka tenang bekerja di Excellent. Bukan sekedar untuk masa lalu atau masa kini melainkan juga untuk masa mendatang.

Dan yang lebih penting lagi, karena saya pribadi pernah mengalami masa-masa suram saat tidak punya cadangan investasi masa depan kala menghadapi kondisi sulit. Dan saya tidak mau itu dialami oleh team yang bersama saya membangun Excellent. Anggaplah saya tidak mau deja vu untuk kedua kalinya 🙂

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.