Pohon Pisang

Foto diatas adalah kondisi pohon pisang yang agak merana karena sebelumnya ditanam dipot dengan kondisi unsur hara kurang dan nutrisi terbatas. Saya memesan bibitnya dari Lumajang. Dari 5 bibit hanya tersisa 1.

Agar tidak rugi 100%, saya memindahkannya ke pekarangan rumah Qchen Marsan Susanto adik saya. Dia punya pekarangan yang cukup untuk ditanami sayuran, pohon buah dan untuk ternak ayam.

Setelah ditanam di tanah langsung, pohon pisangnya butuh waktu beberapa lama untuk adaptasi. Karena nutrisi yang lebih baik, air yang cukup, sinar matahari yang bagus dan lingkungan yang mendukung, akhirnya pohon pisang tersebut bisa recover dan tumbuh subur.

Saya belum tahu apakah tanamannya tetap tumbuh subur dan kemudian berbuah dengan baik atau tidak, namun jika sudah diusahakan sebaik-baiknya, saya tinggal menunggu hasil.

Jika percobaan ini berhasil, saya bisa mendapatkan calon bibit anakan pisang yang saat ini sudah muncul 2 buah. Saya bisa perbanyak untuk ditanam di tempat lain. Saya juga bisa mencoba menanam pisang jenis lain untuk dilihat hasilnya untuk kemudian diambil bibitnya.

Analoginya mungkin mirip manusia. Dalam kondisi dan situasi yang kurang baik, jangan patah semangat untuk selalu berusaha lebih baik, mencukupi kebutuhan nutrisi (tidak harus mahal yang penting cukup bergizi), olah raga, berjemur di sinar matahari pagi, menghirup udara segar dan menjalani aktivitas harian untuk kebaikan pribadi, keluarga dan masyarakat.

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + eight =

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.