Antri Sejak Shubuh untuk Mengambil Nomor Antrian?

Beberapa hari yang lalu saya membaca status seorang rekan, mengenai kegiatannya harus antri sejak shubuh. Antri untuk apa? Antri untuk mengambil nomor antrian. Absurd banget ya…

Tahun 2018 sudah hampir berakhir dan kok masih ada model pekerjaan membuang waktu seperti ini. Antri saja sudah menyita waktu dan ini ditambah lagi dengan antri lebih awal untuk mengambil nomor antriannya.

Saya memang tidak mengalami langsung hal seperti ini namun beberapa staff saya mengalami kendala yang mirip. Hal ini terjadi salah satunya di Mall Pelayanan Publik. Dulu saya pernah mengalaminya saat mengurus BPJS, beberapa tahun yang lalu. Saya tidak tahu kabar proses antriannya sekarang, apakah masih sama atau sudah mendapat perbaikan. Kalau lihat di website-nya, kelihatannya sudah ada perbaikan. Mudah-mudahan.

Saya juga pernah antri lama waktu mengurus passport. Dulu, beberapa tahun yang lalu. Sejak 1-2 tahun terakhir sudah bagus. Sudah ada perbaikan. Bisa mengambil nomor antrian secara online dan mendapat giliran pada periode jam tertentu. Jauh lebih baik daripada menghabiskan waktu berdesak-desakan mengambil nomor antrian dan kemudian menunggu waktu lagi untuk mendapat giliran layanan.

Jaman sudah berubah, jadi mestinya instansi terkait juga bisa menerapkan perubahan-perubahan yang baik untuk masyarakatnya. Nggak susah kok prosesnya, karena buktinya bisa diterapkan pada berbagai instansi yang ada. Kalau perlu bisa minta pada staff terkait untuk studi banding. Tidak usah jauh-jauh, misalnya dinas-dinas di Bekasi studi banding ke kantor imigrasi Bekasi terkait penerapan antrian online. Staff saya saat membuat passport sangat terbantu dengan model antrian online seperti ini karena waktu tunggu jadi lebih efisien.

Kalau saya berpikir sebagai warga negara, bisa dibilang keperluan utama saya dengan pihak pemerintah adalah jika hendak mengurus surat-surat administrasi. Disisi lain, urusan surat-surat administrasi ini pula yang menjadi ujung tombak layanan dinas pemerintah, jadi sudah sewajarnya jika kualitasnya ditingkatkan dan dijaga agar selalu baik.

Membaca beberapa link berita di internet, kabarnya pihak pemkot Bekasi juga tidak berpangku tangan. Dalam salah satu berita malah disampaikan, sudah pernah menerapkan model antrian online, namun akhirnya dihentikan lagi karena dianggap tidak efektif, meski tak ada penjelasan pada berita terkait mengenai apa yang menyebabkan ketidak efektifan hal ini. Link berita disini.

Karena Walikota Bekasi pak Rahmat Effendi (bang Pepen) dan wakil walikota pak Tri Adhianto baru mengawali periode kedua masa jabatannya, tentu akan sangat keren jika upaya peningkatan kualitas layanan publik ini semakin ditingkatkan dan bisa menjadi prioritas, karena layanan ini menjadi salah satu layanan yang paling sering digunakan oleh masyarakat. Jika memang mal pelayanan publik yang ada masih kurang, jika perlu ada tambahan layanan publik di setiap mal besar yang ada di Bekasi 🙂

Harapannya, kualitas layanan yang ada bisa terus ditingkatkan, karena jika masyarakat mendapat benefit dari layanan yang ada, tentu hasil akhirnya akan kembali juga pada pemerintah sebagai pihak penyelenggara.

Beberapa link terkait :

  1. Share Pengalaman Perpanjang SIM C di Bekasi
  2. Masyarakat dan Sandal Harus Antri Sejak Subuh Untuk Dapat Nomor Layanan di MPP Bekasi Junction
  3. Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi Buat Aplikasi Antrean Online
  4. 10 Layanan di Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi Terus Berinovasi

Sumber gambar antrian : http://reviewbekasi.com

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.