Tips Membangun Labs VMware vSphere : Update 2018

Training, VMwareNo Comments

Catatan : Tulisan ini merupakan update dari tulisan sejenis di tahun 2012 : Tips Membangun Labs VMware vSphere

*****

Salah satu kesulitan dalam belajar VMware vSphere adalah ketersediaan labs simulasi untuk mengeksplorasi feature-feature vSphere secara leluasa. Untuk penggunaan standard tanpa feature business continuity seperti vMotion, Storage vMotion, DRS, HA, FT, Replication dan lain-lain kita memang hanya perlu sebuah server dengan spesifikasi yang sederhana. Masalah akan timbul jika kita ingin mengeksplorasi dan melakukan simulasi feature tersebut, karena sedikitnya kita harus memiliki :

  1. 2 Buah vSphere/ESXi Hypervisor host. Untuk vSphere 6.x, spesifikasi minimal RAM 8 GB, 2 buah network card gigabit, untuk harddisk rekomendasi menggunakan SSD. Untuk keperluan situasi 1-3 VM kita cukup dengan 60-120 GB namun untuk keleluasan, ada baiknya minimal disk 256 GB
  2. 1 Buah vCenter Server. vCenter bisa menggunakan vCSA (vCenter Server Appliance) yang diinstall sebagai VM dan akan membutuhkan minimal RAM 10 GB dan harddisk 128 GB.
  3. 1 Buah perangkat shared storage menggunakan protokol SAN, iSCSI atau NFS Server, bisa menggunakan perangkat NAS server yang sudah ada dengan merk Synology, Drobo, QNAP, Thecus dan lain-lain
  4. 1 buah switch gigabit

Saat PT. Excellent Infotama Kreasindo menyiapkan labs untuk keperluan training VMWare vSphere, ada dua pilihan yang tersedia, yaitu menggunakan skema Nested Virtualization atau menggunakan server fisik.

Opsi pertama dalam bentuk Nested Virtualization yaitu melakukan instalasi vSphere, vCenter dan shared storage dibuat/deploy dalam bentuk VM diatas vSphere atau diatas VMware Workstation. Jika server memiliki kemampuan yang cukup, kita bisa melakukan simulasi kesemuanya pada 1 atau 2 buah server saja.  sehingga kita cukup menyediakan laptop atau PC desktop untuk mengakses dan melakukan konfigurasi sistem. Untuk kebutuhan ini, otomatis mesti mempertimbangkan kemampuan processor dan besar memory yang mesti disediakan.

Sebagai contoh, berikut adalah kebutuhan minimal dari skenario simulasi diatas jika menggunakan VMware vSphere 6.x :

  1. 2 vSphere host masing-masing memory minimal 8 GB dan dual vCPU
  2. 2. vCenter : memory 10 GB
  3. 3. FreeNAS : memory minimal 8GB

Khusus untuk host vSphere, harus memiliki kemampuan Intel Virtualization Technology (Intel VT) atau AMD Virtualization (AMD V).

Keuntungan implementasi model nested adalah spesifikasi yang sama untuk tiap “server” virtual sehingga CPU kompatibility untuk vMotion dan DRS akan terjamin. Kerugiannya adalah, performanya relatif lambat dibandingkan implementasi model fisik.

Opsi labs lainnya adalah menyediakan perangkat fisik, dengan keuntungan performa yang lebih bagus, namun harus menyiapkan budget yang lebih besar. Kita bisa menggunakan server branded maupun server rakitan. Jika budget memadai, rekomendasinya adalah menggunakan perangkat MiniPC Intel NUC.

Intel NUC adalah perangkat PC kecil dan compact, dengan spesifikasi powerful dan membutuhkan daya listrik kecil. Untuk simulasi di Excellent, Intel NUC yang digunakan adalah tipe Skull Canyon dengan spesifikasi sebagai berikut :

  1. 6th Generation Intel® Core™ i7-6770HQ
  2. Intel® Iris™ Pro Graphics 580
  3. Up to 7.1 multichannel digital audio via HDMI or DisplayPort signals
  4. Dual Channel DDR4-2133+SODIMMs 1.2/1.35v,32 GB maximum. Saat ini terpasang 8 GB RAM
  5. Dual SSD Disk 128 GB

Biaya investasi per satu Intel NUC sekitar 12-15 juta rupiah. Untuk menghemat biaya, bisa saja memilih tipe processor i3 atau i5 namun rekomendasinya menggunakan i7 agar performanya lebih baik.

Untuk simulasi shared storage, Excellent menggunakan perangkat Synology 918+ dengan 2 buah SSD cache tipe NVMe. Synology 918+ menyediakan dukungan Active Directory untuk SSO dengan vSphere host/vCenter, iSCSI storage dan NFS storage plus simulasi backup storage menggunakan Nakivo Backup & replication.

Tidak perlu khawatir jika ingin belajar VMware vSphere namun terkendala budget untuk perangkat simulasi, karena apa yang disampaikan diatas adalah spesifikasi standard agar performa simulasi tidak mengecewakan. Kita bisa menyederhanakan spesifikasi yang ada dengan mulai dari 1 buah vSphere terlebih dahulu. Nantinya secara bertahap bisa melengkapi perangkat yang lain seiring dengan perkembangan pembelajaran yang kita alami.

Catatan Iklan : Excellent menyediakan layanan training inhouse, special class maupun reguler untuk VMware vSphere. Jadwalnya bisa dicheck pada link Jadwal Training. Excellent juga menyediakan buku tutorial VMware vSphere menggunakan bahasa Indonesia yang tersedia di Tokopedia dan Bukalapak.

About the author:

Masim Vavai Sugianto, Tinggal di Bekasi, Bekerja sebagai wirausahawan/Konsultan IT. Penganjur penggunaan sistem Linux dan aplikasi Open Source. Hobby Membaca, Hiking dan Avonturir. Mengembangkan PT. Excellent Infotama Kreasindo sebagai lembaga training dan IT consulting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Top