Golden Time di Bulan Ramadhan

Family & Personal1 Comment

Ada 2 waktu favorit saya di bulan Ramadhan yang kerap saya istilahkan sebagai waktu emas alias golden time. Yang pertama adalah selepas waktu sahur, shubuh hingga fajar menjelang. Golden time kedua adalah waktu ngabuburit, selepas Ashar menjelang Maghrib.

Saya sebut golden time karena waktunya sangat pas untuk digunakan sebagai waktu untuk bekerja. Saya kerap menyesal jika salah satu diantara kedua waktu tersebut terlewatkan, misalnya karena tidur terlalu lelap. Saya lebih menyesal lagi jika golden time ini malah saya gunakan untuk main games, misalnya main games Point Blank šŸ˜€ . Saat bermainnya sih seneng-seneng saja, tapi setelah selesai bermain dan mengantuk, yang tersisa adalah penyesalan mengapa saya tidak mempergunakannya untuk hal lain yang lebih bermanfaat.

embun-pagi

Bekerja selepas sahur misalnya, sangat nyaman karena pikiran tenang dan banyak inspirasi pagi yang masuk. Saya bahkan bisa menyelesaikan pekerjaan lebih banyak diwaktu golden time ini dibandingkan keseluruhan waktu disiang hari. Salah satu kebiasaan buruk yang berusaha saya hindari adalah tidur kembali selepas makan sahur. Meski waktunya relatif singkat, salah-salah saya malah kehilangan waktu shalat Shubuh hanya karena tertidur kembali selepas makan sahur.

Untuk menyiasatinya, selepas makan sahur saya langsung mandi dan jika perlu shalat Shubuh berjamaah di masjid. Dengan cara ini tidak ada kemungkinan saya tidur kembali selepas sahur. Waktu Shubuh juga tidak terlewatkan dan saya bisa melanjutkan pekerjaan, baik dalam bentuk melisting pekerjaan yang hendak dilakukan ataupun menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang belum tuntas dilaksanakan.

Jika waktunya terlalu sempit, saya biasanya mempergunakan golden time ini untuk melisting daftar pekerjaan sekaligus memberikan instruksi kepada team dan staff Excellent. Listing pekerjaan ini akan menghindari kami terhadap kemungkinan adanya pekerjaaan yang lupa difollow up.

Golden time kedua adalah waktu selepas Ashar menjelang Maghrib. Biasanya jika tidak dipergunakan untuk menulis artikel, saya mempergunakannya sebagai waktu ngabuburit bersama keluarga, misalnya mengeluarkan Jupiter MX untuk membeli cemilan berbuka puasa di masjid atau lapangan kompleks perumahan.

Saat-saat golden time ini yang membuat saya selalu rindu pada bulan Ramadhan. Banyak teman saat bekerja malam yang membuatĀ  waktu kerja di malam hari juga bisa lebih produktif. Semoga bisa berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan di tahun mendatang.

About the author:

Masim Vavai Sugianto, Tinggal di Bekasi, Bekerja sebagai wirausahawan/Konsultan IT. Penganjur penggunaan sistem Linux dan aplikasi Open Source. Hobby Membaca, Hiking dan Avonturir. Mengembangkan PT. Excellent Infotama Kreasindo sebagai lembaga training dan IT consulting.

One thought to “Golden Time di Bulan Ramadhan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Top