Posts tagged with: Samba

Solved : Klien Windows 98 & Share Folder Samba PDC+OpenLDAP pada SLES/openSUSE

Sesuai tulisan saya kemarin, hari ini pihak klien menelpon bahwa server SUSE Linux Enterprise Server 11 SP1 64 bit yang disetup sudah diujicoba untuk dijalankan. Secara umum berjalan sesuai rencana namun ternyata ada satu masalah, yaitu salah satu komputer klien berbasis Windows 98 tidak dapat mapping share folder Samba dengan baik. Akses share folder berjalan normal namun tiap kali memasukkan user name dan password untuk authentikasi share folder, user dan password tersebut selalu ditolak. Kebetulan

Pekerjaan di Waktu Libur : Recovery & Rekonfigurasi Data File Server

Senin 13 September 2010 kemarin adalah hari libur lebaran terakhir bagi saya karena pada hari Selasa 14 September 2010, saya sudah mulai masuk kerja kembali. Sebelum bicara yang lain-lain, saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan dan khilaf. Karena tidak mudik dan juga tidak kemana-mana, saya bermain-main terus bersama Zeze Vavai dan Vivian sambil melakukan simulasi sistem menggunakan Proxmox Virtual Environment (Proxmox VE). Selepas makan siang,

Solved : Samba Share selalu Read Only

Hari Minggu dan hari Senin kemarin saya mendapat telepon dari salah seorang klien yang pernah training di Excellent. Ia hendak melakukan implementasi Samba PDC+OpenLDAP menggunakan openSUSE 11.2. Proses setup dan konfigurasi berjalan lancar, mudah dan cepat mengikuti panduan yang ada disini : Tutorial Samba PDC+OpenLDAP Pengganti Windows Domain Controller & File Server. Proses testing share data berikut permission folder juga berjalan lancar. Masalah baru terjadi ketika ia melakukan share data yang ada di harddisk kedua,

Download PDF : Tutorial Samba PDC+OpenLDAP Pengganti Windows Domain Controller & File Server

Kalau ada polling, layanan service apa dari Windows server yang paling banyak digunakan di Indonesia dan kerap membuat para Admin Windows ragu untuk migrasi ke Linux, Domain Controller mungkin bisa menjadi salah satu jawaban terbanyak selain aplikasi database server. Windows Domain Controller adalah service server yang memberikan layanan domain logon, domain authentication, share authentication, permission, hak akses dan lain sebagainya, yang biasanya diintegrasikan dengan layanan file server. Layanan ini sebenarnya sudah tersedia sejak lama di

Top