Posts tagged with: Opini

Staff IT : Antara Karir, Sertifikasi, Biaya dan Kesempatan

Overview Membicarakan sertifikasi IT dengan peningkatan karir, biaya dan kesempatan ibarat membicarakan telur dengan ayam, mana dulu yang hendak dilakukan. Memiliki sertifikasi IT sedikit banyak akan membantu akselerasi peningkatan karir yang pada akhirnya akan berkorelasi positif pada peningkatan gaji atau pendapatan. Masalahnya, jer basuki mawa bea, untuk mendapatkan sertifikasi IT akan memerlukan biaya atau kesempatan yang tidak semua staff IT memilikinya. Beberapa sertifikasi IT memerlukan biaya diatas 5 juta rupiah baik untuk training maupun untuk examnya.

Punya Bisnis Miliaran : SMS Sambil Mengendarai Sepeda Motor

Saya biasanya tak terlalu peduli apa yang dilakukan oleh orang lain, apalagi yang sifatnya privacy, sepanjang tidak merugikan orang lain. Salah satu kebiasaan yang saya anggap masuk kategori potensial merugikan orang lain adalah mengendarai kendaraan sambil SMS-an. Bagi saya, menerima atau menelpon saat mengendarai kendaraan (apapun itu, baik motor maupun mobil) merupakan cermin seseorang yang punya bisnis miliaran. Mengapa? Karena ia tidak mau kehilangan waktu beberapa menit untuk menepi dan lebih memilih mengerjakan dua kegiatan

Talk is Cheap, Show Me the Code

Para pembaca artikel Cerita Unik dan Menarik Seputar Linux : Pernak-Pernik Linus Torvalds Bagian 2 tentu sudah tahu asal muasal kata yang saya tuliskan sebagai judul artikel kali ini. Saya juga punya cerita terkait judul artikel ini. Tersebutlah suatu waktu saya mengerjakan suatu project di salah satu klien. Proses implementasi relatif berjalan lancar, hanya saja dalam beberapa point saya perlu berdebat mengenai metode yang hendak dijalankan, terutama untuk melakukan migrasi data dari sistem lama ke

Pengelolaan Domain, Hosting dan DNS Server Milik Perusahaan/Instansi/Lembaga

Salah satu masalah yang kerap terjadi saat saya melakukan implementasi ataupun migrasi sistem mail server di perusahaan klien adalah lamanya proses modifikasi DNS records. Hal ini terjadi karena ternyata administrasi untuk domain, hosting dan DNS dikelola oleh pihak ISP, bukan oleh perusahaan atau instansi yang bersangkutan. Ada banyak alasan mengapa perusahaan menempatkan administrative authority-nya pada pihak ISP, antara lain karena : Perusahaan tidak tahu kalau sebenarnya domain, hosting dan DNS bisa dikelola oleh team IT

Top