Posts tagged with: Migrasi Server

Perbedaan Webserver Mode pada Zimbra

Bagi anda yang pernah menginstall zimbra akan menemukan salah satu pilihan Webserver seperti pilihan berikut: Store configuration 1) Status: Enabled 2) Create Admin User: yes 3) Admin user to create: admin@domain.com 4) Admin Password set 5) Anti-virus quarantine user: virus-quarantine@domain.com 6) Enable automated spam training: yes 7) Spam training user: spam@domain.com 8 ) Non-spam(Ham) training user: ham@domain.com 9) SMTP host: mail.domain.com 10) Web server HTTP port: 80 11) Web server HTTPS port: 443 12) Web

Monitoring System Dengan Nagios jilid 3

Artikel sebelumnya adalah : Bagaimana cara installasi  nagios pada OpenSUSE / SLES dan Konfigurasi Nagios pada OpenSUSE / SLES Menambahkan host yang akan di monitoring Pada konfigurasi default, nagios hanya memonitor sebuah host  yaitu localhost. Tentunya kita akan memonitor juga host lainnya. Untuk memonitor host lainnya anda harus membuat file konfigurasi monitoring host tersebut. sebagai contoh saya akan memonitor email server 1. Salin file konfigurasi untuk monitoring host localhost cp /opt/nagios/etc/objects/localhost.cfg /opt/nagios/etc/objects/email.cfgcp /opt/nagios/etc/objects/localhost.cfg /opt/nagios/etc/objects/email.cfg 2.

Monitoring System Dengan Nagios jilid 2

Artikel sebelumnya adalah : Bagaimana Installasi Nagios. Sekarang kita akan mengkonfigurasi Nagios tersebut untuk digunakan KONFIGURASI NAGIOS Pada saat instalasi diatas semua sample file konfigurasi nagios dikopikan ke direktori /opt/nagios/etc 1. Konfigurasi interface web. Menginstal file konfigurasi web nagios kedalam direktori /etc/apache2/conf.d zypper in -t pattern ‘lamp_server’   cd /usr/local/src/nagios-3.2.3   make install-webconfzypper in -t pattern ‘lamp_server’ cd /usr/local/src/nagios-3.2.3 make install-webconf 2. Membuat user account nagiosadmin untuk login ke interface web nagios htpasswd -c /opt/nagios/etc/htpasswd.users

Monitoring System Dengan Nagios jilid 1

Nagios adalah Tools network monitoring system opensource yang mudah digunakan. Nagios awalnya didesign untuk berjalan pada sistem operasi Linux, namun dapat juga berjalan dengan baik hampir disemua  sistem operasi unix. Fitur – fitur yang tersedia didalam nagios diantaranya: Monitoring of network services (SMTP, POP3, HTTP, NNTP, PING, etc.) Monitoring of host resources (processor load, disk usage, etc.) Simple plugin design that allows users to easily develop their own service checks Parallelized service checks Ability to

Top