Oct
24

Tanggal 13 Oktober yang lalu, OpenOffice 3.0 diluncurkan. OpenOffice adalah suite aplikasi office yang bisa berjalan pada Linux maupun Windows dan merupakan pilihan yang sangat elegan untuk menggantikan Microsoft Office.
Beberapa hari setelah peluncuran OpenOffice.org versi komunitas, Novell-yang juga memiliki distro Linux openSUSE-meluncurkan versi OpenOffice yang dibuild ulang, OpenOffice Novell Edition, yang saat ini baru tersedia untuk versi Windows.
Kenapa versi Windows ?? Ya tujuannya supaya cepet pada migrasi, hehehe... Kalau mau menggunakan OpenOffice 3.0 Novell Edition for Linux, silakan gunakan openSUSE 11.1 atau openSUSE 11.0 yang sudah update online 
Penjelasan mengenai perbedaan utama OpenOffice versi Novell dengan versi komunitas serta link untuk download dapat dibaca
disini. Maaf, saya redirect ke link tersebut (blog milik saya juga) karena saya jadi nggak perlu ketik 2x, sekalian tentu saja tujuan promosi, hehehe...
Posted by Muhammad Rivai Andargini
May
21

Microsoft akhirnya menambahkan dukungan pada file dokumen ODF (Open Document Format) dan PDF. ODF adalah tipe format yang didukung oleh Open Office, IBM Lotus Symphony, KOffice dan Star Office, sedangkan PDF adalah tipe dokumen standar yang dikeluarkan oleh Adobe.
Support pada ODF dan PDF ini rencananya akan disertakan pada Microsoft Office 2007 melalui Microsoft Office Service Pack 2 yang diharapkan dapat diluncurkan pada 6 bulan pertama tahun 2009.
Secara spesifik, Service Pack 2 akan menyertakan dukungan format file pada PDF 1.5, PDF/A dan ODF v1.1, termasuk XPS (XML Paper Specification). XPS adalah format file buatan Microsoft yang sama dengan Adobe PDF. PDF 1.5 adalah spesifikasi yang dibuat dan dikelola oleh Adobe, sedangkan PDF/A adalah format standar PDF yang dikelola oleh International Organization for Standardization (ISO).
Continue reading "Dukungan Support ODF & PDF pada Microsoft Office"
Posted by Muhammad Rivai Andargini
Apr
17
Apa yang bisa dilakukan jika kita melakukan pengubahan kode tapi kita sendiri tidak hapal baris mana saja yang kita ubah.
Jika kita melakukan coding Java menggunakan IDE Netbeans biasanya ada fasilitas history yang bisa mendeteksi perubahan kode yang kita lakukan. Selain fasilitas history, kita juga dapat menggunakan aplikasi Subversion yang dapat difungsikan sebagai aplikasi versioning. Kita bisa memiliki versi dari kode yang kita buat. Bagaimana jika kita ingin membandingkan kode yang kita buat secara manual ?
Kalau baris kode hanya ada beberapa puluh atau baris sih masih gampang, bagaimana kalau ada ribuan baris kode ?
KDiff3 bisa melakukan fungsi yang kita inginkan. KDiff3 pada dasarnya aplikasi GUI untuk diff yang berfungsi membandingkan kode dari 2 sumber data.
Misalnya kita punya 1 kode program dengan nama HapusData dan 1 kode program lain dengan nama HapusDataUpdate. Kita dapat membandingkan keduanya, mengecek perbedaan diantara keduanya, melakukan update pada salah satu file yang kita inginkan secara otomatis agar sesuai dengan file lawan atau juga mencatat perbedaan yang ada. Silakan merefer pada aplikasi Diff dan Patch yang disediakan pada berbagai distro Linux.
Contoh pada screenshot berikut adalah perbedaan baris dan kode pada skrip Zimbra-Auto yang saya buat untuk melakukan otomatisasi instalasi Zimbra Mail Server pada OpenSUSE 10.3. Perbedaannya kentara banget karena memang saya buat sekedar sebagai contoh

. Pada OpenSUSE, aplikasi kdiff3 sudah ada dalam paket DVD yang disediakan.

Pertanyaan iseng, apakah KDE4 dengan QT4 akan menghasilkan aplikasi dengan nama kdiff4 ??
Anyway, pernah pakai kdiff3 atau aplikasi sejenis lainnya ?
Posted by Muhammad Rivai Andargini
Thu, 26.03.2009 10:18
udah ketemu. ternyata cuman ng etik cclfox ajah....