Google
Apr 13
2 hari kemarin saya sempat mengalami problem dengan Wireless LAN Card yang saya miliki. Karena komputernya saya gunakan sebagai ujicoba, saya sering berubah-ubah kernel. Awalnya menggunakan kernel 2.6.22.5.31 default dari OpenSUSE 10.3. Setelah memasang Wireless LAN Card, saya update kernel menjadi versi 2.6.22.16 sesuai dengan driver madwifi yang saya gunakan. Tak lama kemudian, saya lakukan online update dan mendapatkan kernel stabil 2.6.22.17. Saya sendiri membatasi pada kernel ini karena kernel versi stabil yang tersedia di repositori utama OpenSUSE adalah versi ini, meskipun sudah ada versi terbaru kernel 2.6.24 atau 2.6.25 rc hasil build developer OpenSUSE.

Yang jadi masalah, entah karena saya menumpuk driver madwifi atau saya melakukan update tanpa meremove driver sebelumnya, tiba-tiba saja ada keanehan pada Wireless LAN Card saya. Wireless LAN Card saya terdeteksi ada 2 (padahal secara fisik hanya ada 1 ) dan saya hanya bisa mendapatkan IP dinamis dari DNS Server. Keanehan lain, nama wireless LAN saya adalah wifi0_rename yang kemudian berganti menjadi ath0_rename, padahal semestinya adalah ath0 dan wifi0 atau wlan0.

Setelah melakukan remove dan modprobe -r tanpa hasil, saya mencoba melakukan edit manual file /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules dan menonkatifkan baris tentang wlan0 sebagai berikut :

# This file was automatically generated by the /lib/udev/write_net_rules
# program run by the persistent-net-generator.rules rules file.
#
# You can modify it,as long as you keep each rule on a single line.
# PCI device 0x10ec:0x8136 (r8169)
# PCI device 0x168c:0x0013 (ndiswrapper)
# SUBSYSTEM=="net", DRIVERS=="?*", ATTR{address}=="00:1b:11:bb:50:dd", NAME="wlan0"
SUBSYSTEM=="net", DRIVERS=="?*", ATTR{address}=="00:1a:4d:f6:0e:ab", NAME="eth0"



Setelah melakukan edit baris tersebut dan menyimpannya, saya melakukan proses restart dan Voila, sekarang namanya sudah normal menjadi ath0 (karena saya menggunakan chipset Atheros) dan saya bisa memberikan IP statis untuknya.

Posted by Muhammad Rivai Andargini

Apr 9
Pada artikel terdahulu, saya menyarankan untuk menggunakan driver madwifi untuk deteksi dan instalasi Wireless LAN Card pada OpenSUSE, dengan contoh chipset Atheros AR-5212. Cara termudah adalah instalasi driver rpm. Yang menjadi masalah, driver pada http://madwifi.org/suse biasanya hanya memuat file rpm untuk satu tipe kernel tertentu. Bagaimana jika kita menggunakan tipe kernel yang lain ?

Tak masalah. Kita dapat menggunakan file tar-gz dengan sedikit tambahan proses. Berikut adalah caranya :
  1. Install kernel-source, make dan gcc. Bisa menggunakan YAST | Software | Software Management atau menggunakan perintah konsole : zypper in kernel-source make gcc
  2. Download file madwifi dalam bentuk tar.gz melalui http://madwifi.org/
  3. Ekstrak file madwifi
  4. Masuk kedalam folder madwifi hasil ekstrak
  5. Ketik : make
  6. Ketik : make install
Proses instalasi telah selesai. Kita hanya perlu melakukan load module ke kernel dengan perintah modprobe ath_pci.

Saya menggunakan cara diatas dan sukses saya ujicoba pada berbagai tipe kernel.

Posted by Muhammad Rivai Andargini

Apr 1
Salah satu hal yang menyebalkan dari vendor adalah tidak tersedianya driver Linux untuk produk mereka. Kalau saya hendak beli hardware baru, saya selalu pastikan compatibility checknya terhadap Linux karena saya bisa dibilang full menggunakan Linux baik di kantor maupun di rumah.

Salah satu hardware yang sulit dicari drivernya adalah printer Canon IPixma 1600 yang dibeli oleh adik saya sewaktu masih intens dengan Windows. OpenSUSE sudah dapat mendeteksinya dengan baik namun drivernya tidak dikenali. Saya sudah mencoba menggunakan driver Canon Pixma versi lain tanpa kesuksesan. Setelah browsing sana-sini, barulah dapat kabar di website Linux Gentoo bahwa driver Canon Pixma 2200 bisa digunakan alias compatible untuk produk Pixma 1600. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menjadikan Pixma 1600 mau bersahabat dengan OpenSUSE :
  1. Download driver untuk PIxma 2200 dari sini
  2. Pilih untuk versi bahasa Inggris (kecuali pingin bahasa lain :-D ) dan kemudian ambil yang file tar.gz. File ini berisi file RPM driver Pixma 2200
  3. Ekstrak file tar.gz tersebut (tar -zxvf iP2200_Linux_260.tar.gz)
  4. Install dengan perintah rpm -ivh cnijfilter-*.rpm
  5. Lakukan setting Printer. Bisa menggunakan YAST | Hardware | Printer atau menggunakan KDE Control Center / Personal Setting

Berdasarkan hasil print, tampilan yang didapat sangat bagus, baik dan jelas. Malah rasanya lebih bagus dari driver yang ada di Windows :-)

Technorati:

Posted by Muhammad Rivai Andargini

(Page 1 of 3, totaling 7 entries)