Category: Family & Personal

Tidak Ada Rumah dengan Harga Kurang dari 1 Milyar

Di dekat markas Excellent ada perumahan elit. Ada semacam neon box didekat pintu masuknya, dengan tulisan : “Tidak ada rumah dengan harga dibawah 1 milyar” kira-kira begitu tulisannya. Sambil mengendarai Jupiter MX ke markas Excellent saya kerap berpikir. Dengan tidak ada harga rumah dibawah 1 milyar, berarti semuanya kelas kakap. Benar perumahan elit. Kalau dari sisi marketing, hal ini bisa dipahami karena berarti perumahan itu memiliki kelas sendiri. Sama seperti cerita soal perspektif nilai uang

Excellent Insight Day #8 : Bill Gates, Kuliah & Drop Out

Salah satu tokoh IT sekaligus tokoh bisnis yang sering menjadi pertimbangan soal pentingnya kemampuan dibanding pendidikan dan ijazah adalah Bill Gates, pendiri Microsoft. Sebagaimana diketahui secara luas, Bill Gates drop out dari Harvard University namun kemudian sukses membangun bisnisnya dan tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Kesuksesan dan kekayaannya melebihi orang-orang lulusan universitas Harvard sekalipun. Pertimbangan ini kadang menjadi kebablasan. Menjadi eufimisme. Menjadi pembenar terhadap ketidakmampuan kita menghadapi tantangan dan ketidakmampuan kita menyiasati

Excellent Insight Day #7 : Jenuh & Lelah Menghadapi Pekerjaan Sehari-Hari

Lelah dan jenuh bekerja sebagai operator produksi selama kurang lebih 4 tahun, tahun 1999 saya mengundurkan diri dan mengambil kesempatan bekerja sebagai assisten lab komputer di STMIK Bani Saleh Bekasi, kampus almamater saya. Saat mengambil kesempatan itu, saya masih kuliah disemester akhir. Bekerja sebagai assisten lab komputer awalnya membuat pendapatan saya drop secara drastis. Tidak mengapa karena masih bisa saya kompensasikan dengan peluang untuk belajar lebih banyak dan bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan dan

Kualitas Pekerjaan dan Rezeki yang Menyertainya

Namanya Sumitra. Karena berasal dari Sukabumi, saya memanggilnya kang Sumitra. Saya mengenalnya belum lama, mungkin sekitar 2 atau 3 pekan yang lalu, saat saya menggunakan jasanya sebagai driver Uber yang mengantar saya, isteri dan sepupu isteri dari rumah sakit Hermina di Bekasi ke Cikupa Tangerang. Sebenarnya kang Sumitra bukan driver pertama yang pickup order. Ada driver Uber sebelumnya yang pickup order saya, namun kemudian meminta cancel karena beralasan dia hendak ke Cikarang. Saya tidak banyak

Top