Category: Intermezzo & Humor

Balada Perbaikan Mail Server 3 : Kunjungan Pertama

Hari Sabtu pagi, 4 April 2015, saya meluncur ke markas Excellent Emerald Spring. Saya mengecek persiapan training Zimbra Fundamental & Medium. Semua kelihatannya sudah disiapkan sudah cukup baik, karena persiapan ini selalu dibahas saat acara brainstorming dan juga saat membahas aspek Kaizen di Excellent. Mengacu pada SOP yang dibuat team, persiapan saya anggap beres dan setelah memberikan beberapa pesan kepada PIC team, saya berangkat bersama salah satu team yang belum lama bergabung dengan Excellent. Sebelum berangkat saya

Balada Perbaikan Mail Server 2 : Persiapan Pekerjaan

Tanggal 30 Maret 2015 (berselang hampir 2 minggu dari tindakan pertama P3K mail server), saya menerima request dari pihak klien untuk visit penambahan storage. Sebenarnya ini bukan salah di klien juga sih kalau jadi lama. Pas kebetulan pekan-pekan tersebut saya dan team Excellent kelayapan kemana-mana, termasuk acara brainstorming luar kota dan kemping bersama team Excellent di Dusun Bambu, Lembang, Bandung. Pihak klien bertanya : “Apakah untuk proses ini akan ada down time?” Saya bilang : Ya.

Balada Perbaikan Mail Server 1 : Kisah Akhir Pekan

Beberapa waktu yang lalu (tepatnya sih 20 Maret 2015 lalu), saya dihubungi oleh salah seorang IT Admin perusahaan. Perusahaan tempatnya bekerja merupakan anak perusahaan, gabungan dari 2 BUMN besar. Masalahnya sederhana, mail servernya dalam status kritis (sudah down malah :-D) karena kapasitas harddisknya kepenuhan. Ia meminta layanan Excellent, apakah bisa support untuk tindakan segera by remote dan kemudian tindakan pasca dalam bentuk penambahan kapasitas. Jika bisa, biayanya berapa, estimasi berapa lama pekerjaannya dan bagaimana solusinya.

Tingkah Polah Ojek & Bajaj di Jakarta

Saat berkunjung ke kantor klien di Jakarta, saya biasanya memilih kendaraan umum seperti kereta api commuter atau bus. Dari stasiun atau halte, kadang saya menyambungnya dengan taksi, bajaj atau ojek. Naik taksi mungkin relatif umum dan karena saya biasanya memilih blue bird, layanannya relatif baik. Hal berbeda saya alami jika naik bajaj atau ojek. Kerapkali naik bajaj atau ojek di Jakarta ibarat mimpi buruk. Nightmare. Karena ngejar setoran, sopir bajaj sering tidak pakai rem. Menerobos

Top