Category: Wirausaha

Improvement Kualitas Training di Excellent

Salah satu target utama PT. Excellent Infotama Kreasindo pada tahun 2018 adalah meningkatkan kualitas layanan training. Peningkatan kualitas ini dilakukan dengan beberapa cara, antara lain : Menghilangkan paket layanan training yang sudah out of date Melakukan revisi materi pada modul/buku training Memperbaharui tampilan presentasi sekaligus melakukan standarisasi tampilan Meningkatkan kualitas instruktur Memperbaiki kualitas layout dan desain ruang training Melengkapi peralatan training dengan perlengkapan yang mumpuni Untuk desain ruangan, tahapannya sudah selesai di awal April 2018

STPDN, Karyawan, Wirausaha : Persisten!

Saat lulus SMA tahun 1995, saya merasa pilihan saya untuk proses lebih lanjut relatif terbatas. Saya hanya memilih pilihan sekolah kedinasan karena menganggap kuliah jauh dari jangkauan saya. Untuk itu saya mengejar STPDN (Sekolah Tinggi Pendidikan Dalam Negeri), yang lulusannya bisa menjadi camat. Minimal menjadi staff kecamatan, kemudian menjadi lurah dan beralih menjadi camat. Untuk orang kampung seperti saya, bayangan menjadi lurah atau camat merupakan bayangan jabatan yang sangat elite 😉 Saya mengurus sendiri semua

Excellent Insight Day #5 : Kaizen

Kaizen (改善) merupakan istilah yang sering sekali digunakan di Excellent. Mungkin jadi semacam motto pengingat buat seluruh team. Kaizen sendiri merupakan istilah dalam bahasa Jepang yang bermakna “perbaikan berkesinambungan”. Filsafat kaizen berpandangan bahwa hidup kita hendaknya fokus pada upaya perbaikan terus-menerus. Pada penerapannya dalam perusahaan, kaizen mencakup pengertian perbaikan berkesinambungan yang melibatkan seluruh pekerjanya, dari manajemen tingkat atas sampai manajemen tingkat bawah. Trims Wikipedia buat artinya 😀 Saya pertama kali mendengar istilah ini saat dulu bekerja

Tidak Semua Project Harus Diambil

Saat kita pertama kali berwirausaha biasanya kita membutuhkan project, analoginya seperti ikan sedang kekeringan dan membutuhkan air. Dalam beberapa tulisan saya sebutkan bahwa wirausaha itu sebenarnya mudah. Yang susah adalah mencari korban pertama untuk menjadi klien kita ? Padahal, jika kita punya kompetensi baik, tidak perlu khawatir pada rezeki. Setelah project pertama, nanti kita bisa mencari yang kedua, ketiga dan seterusnya sampai kita kebingungan karena kebanyakan project ?. Jadi kembali ke inti awal, yang susah

Top