Pengamat Politik, Berhentilah Memvonis Masyarakat Jawa Barat • Sunday, April 13. 2008
Saya mungkin menjadi bagian masyarakat Bekasi yang kecewa pada kinerja pemerintah provinsi Jawa Barat sebelumnya, tapi sebagai putra Jawa Barat yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari Jawa Barat, saya merasa tersinggung juga dengan pernyataan konyol seorang pengamat politik dari CIDES, Indria Samego.
Sebelumnya ada juga pengamat (kalau nggak salah dari LSI, CMIIW) yang menyatakan bahwa penduduk Jawa Barat tipikal yang apatis dan memilih gubernur tergantung uang.
Apa yang salah dari penduduk Jawa Barat ? Saya 30 tahun tinggal, menetap dan menjadi bagian dari Jawa Barat. Jawa Barat dengan masyarakat Sunda dan alam Priangan menjadi favorit saya untuk menghilangkan kejenuhan tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta. Mengapa pengamat asal bicara soal kemampuan masyarakat Jawa Barat tanpa pernah melihat kemampuan intelektual putra-putra Jawa Barat ?
Berhentilah memvonis masyarakat Jawa Barat hanya untuk sekedar mendapatkan respon pada isu-isu terkini pak. Nanti malu sendiri...
Pasangan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (Hade) unggul sementara dalam pilkada di Jawa Barat karena sosok mereka lebih dikenal masyarakat. "Terlebih lagi pasangan (Dede Yusuf) dari calon PKS, lebih ganteng daripada lawan pasangan lainnya," kata Indria Samego, pengamat politik Cides, kepada detikcom, Senin (14/4/2008).Jadi pengamat kok ya asal bunyi. Apa memang penduduk Jawa Barat sedemikian bodohnya sehingga memilih pasangan gubernur hanya karena gantengnya. Selain merendahkan kemampuan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf, pernyataan ini juga merendahkan kualitas masyarakat Jawa Barat.
Indria menilai, pemilih di Jawa Barat tidak pernah memberikan penilaian terhadap kualitas pasangan calon itu. "Bagi mereka siapa yang paling dikenal. Itu yang dipilih," ujarnya. Kutipan dari Detik.com
Sebelumnya ada juga pengamat (kalau nggak salah dari LSI, CMIIW) yang menyatakan bahwa penduduk Jawa Barat tipikal yang apatis dan memilih gubernur tergantung uang.
Apa yang salah dari penduduk Jawa Barat ? Saya 30 tahun tinggal, menetap dan menjadi bagian dari Jawa Barat. Jawa Barat dengan masyarakat Sunda dan alam Priangan menjadi favorit saya untuk menghilangkan kejenuhan tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta. Mengapa pengamat asal bicara soal kemampuan masyarakat Jawa Barat tanpa pernah melihat kemampuan intelektual putra-putra Jawa Barat ?
Berhentilah memvonis masyarakat Jawa Barat hanya untuk sekedar mendapatkan respon pada isu-isu terkini pak. Nanti malu sendiri...
Posted by Muhammad Rivai Andargini in Bekasi, Personal Comments: (18) Trackbacks: (0)

. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak
. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.
Sat, 31.03.2012 10:15
Subhanallah... terimakasih sud ah diingatkan, bahwa kita seba gai orang tua harus senantiasa sabar dan telaten menjawab be rbagai pertanyaan anak2 kita y ang kadang sangat luar biasa, (sampai binggung menjawabnya)