Dua hari yang lalu, Rabu 26 November 2008 saya menghadiri
acara "UI Open Source Day" yang diselenggarakan oleh POSS (Pendayagunaan Open Source Software) Universitas Indonesia.

Saya berangkat dari kantor sekitar pukul 09.00 WIB dan meluncur ke kantor Kementerian Pemuda dan Olah Raga, untuk kemudian berangkat bersama dengan
pak Edy Purwanto (Sekretaris Komunitas openSUSE Indonesia periode 2008-2009) ke UI. Saya membawa openSUSE 11.0 KDE 3.5 LiveDVD + Multimedia yang akan dibagikan pada peserta sedangkan pak Edy membawa tambahan openSUSE 11.0 KDE 3.5 LiveDVD + Multimedia, Standing Banner dan Brosur.
Sampai di UI sekitar pukul 11 WIB . Disana sudah ada
Mas Yamin ketua Komunitas openSUSE Indonesia periode 2008-2009,
mas Bonnie ketua openSUSE Indonesia wilayah Bogor,
M Edwin Zakaria, koordinator untuk wiki dan mailing list openSUSE Indonesia,
Kirman koordinator untuk kopdar, promosi dan training, M Herry Nurdin wakil ketua openSUSE Indonesia dan Daninux (Hardanni, aktivis openSUSE Indonesia).

Ada 2 rangkaian acara pada UI Open Source Day. Yang pertama adalah acara seminar yang diisi oleh Pak Onno W Purbo dan pak Rusmanto. Saya sempat bersua dengan pak Onno sambil memperkenalkan diri,
"Vavai pak, dari openSUSE Indonesia"
Tak dinyana dari samping pak Onno ada gadis cantik yang manis dan sophisticated (kurang apa coba

) bergumam,
"Ooh, mas Vavai ya..."
Ternyata dia adalah
Ruth Marya, dari POSS President University Jababeka Cikarang. Ruth adalah aktivis
Kluwek (Kelompok Linux Cewek) yang saya kenal via email melalui Abraham Sulaeman (Abe), tuan rumah beberapa Kopdar openSUSE yang juga pengurus openSUSE Indonesia periode 2007-2008. Selama ini saya tidak pernah bertemu muka dan baru kali ini bisa berjumpa. Apa kabar Ruth.. Salam buat Mbak Aini (
Nuraini Rakhmawati 路 艾 昵 Aktivis Kluwek) kalau kapan-kapan bertemu. Saya kagum sama teman-teman di Kluwek yang aktif di Komunitas Open Source dan satu saat ingin mengundang teman-teman Kluwek menjadi pembicara di Kopdar openSUSE Indonesia.
Sayang sekali, Bonnie Kurniawan yang saya minta mengabadikan foto saya bersama Ruth dan Pak Onno tangannya gemetaran sehingga hasil foto menjadi kabur, sementara foto dia bersama Ruth dan Pak Ono relatif bagus. Awas kau Bon

)

Acara kedua adalah acara presentasi dan install fest distro Linux yang diadakan setelah acara makan siang. Presentasi ini diisi oleh saya dari openSUSE Indonesia, Andy Aphdani Imtheface) dari Ubuntu Indonesia dan Irwin Lawrencius sang Putra Bayangan

dari Fedora Indonesia. Berbeda dengan anggapan sebagian kalangan yang menganggap ketiga distro besar ini saling bersaing, ketiga perwakilan saling mengisi dalam memberikan presentasi maupun menjawab pertanyaan dari audience. Saya senang bisa bergabung bersama teman-teman dari Ubuntu Indonesia dan Fedora Indonesia karena bisa belajar banyak dari pengalaman mereka dan juga bisa share pengalaman mengenai penggunaan aplikasi dimasing-masing distro.

Imtheface menunjukkan contoh penggunaan Compiz Fusion dan saya menggunakan tips KDE4 Desktop effect untuk menunjukkan contoh layar yang pecah berhamburan dan contoh flip windows pada saat menekan tombol ALT+Tab. Bagi sebagian rekan, hal ini mungkin terlihat kurang bermanfaat di dunia kerja, namun dari sisi pencapaian kualitas desktop, hal ini berguna karena menimbukan kesan meyakinkan bagi pengguna baru atau bagi audience yang butuh penguat keyakinan untuk menggunakan Linux.
Jika acara presentasi dimulai oleh Imtheface dilanjutkan oleh Putra Bayangan dan terakhir oleh saya, acara Install Fest dibalik menjadi saya yang pertama, disusul Putra Bayangan dari Fedora Indonesia dan terakhir oleh Imtheface. Saya menggunakan openSUSE 11.0 KDE 3.5 LiveDVD + Multimedia yang saya remastering sendiri, Putra Bayangan menggunakan Fedora 9 dan preview Fedora 10 sedangkan Imtheface menggunakan Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex.
Acara berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Teman-teman dari openSUSE Indonesia melanjutkan acara diskusi disebuah rumah makan dikawasan Depok.

Posting terkait :
- Komunitas openSUSE Indonesia : Liputan lengkap UI Open Source Day
- Kirman : Persembahan openSUSE Indonesia di UI Open Source Day