PrologBulan November ini saya memiliki 4 agenda yang saya rencanakan untuk saya datangi. 2 diantaranya gagal, yaitu acara Indonesia Linux Conference 2008 di Bali pada tanggal 6 November yang lalu dan acara Asia Africa goes Open Source (Aagos) pada 18 November yang baru lalu. Keduanya gagal saya hadiri karena ada masalah database server di kantor yang harus diselesaikan secara intensif karena berkaitan dengan data customer.
Karena kegagalan saya menghadiri 2 event tadi, saya berkomitmen untuk bisa datang pada acara PestaBlogger 2008. Acara tahunan ini menjadi agenda yang wajib saya datangi meski untuk itu saya harus pulang malam diawal pekan ini untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang termasuk dalam wewenang saya. Kan repot banget kalau sudah sampai di acara PestaBlogger tiba-tiba dapat telepon dari kantor mengenai masalah server

Alhamdulillah, rencana berjalan lancar dan saya bisa ambil cuti untuk menghadiri acara PestaBlogger 2008 (hari Sabtu termasuk hari kerja saya

) tanpa ada beban pikiran.
Persiapan & PerjalananKarena tinggal di Bekasi, tak ada problem bagi saya untuk mencapai lokasi PestaBlogger 2008 di BPPT, Jl. MH Thamrin Jakarta. Paling-paling memilih apakah saya naik Bus PATAS AC, naik kereta atau naik taksi.
Sejak Jum'at malam saya malah sibuk menelpon beberapa rekan blogger, baik konfirmasi mengenai kedatangan mereka maupun kalau-kalau ada yang berangkat bareng dari Bekasi. Telepon ke
Daus Tralala tidak diangkat, mungkin sedang sibuk. Telepon Thomas
Arie yang berangkat bareng
Lala dari Yogya juga tidak bisa, karena ternyata nomornya sedang dipakai untuk akses internet

. Terakhir saya menelpon Alamster (
Alamsyah Rasyid), blogger Wong Kito Palembang yang berencana datang bersama isterinya
Nike. Info dari Janatul Firdaus, teman aktivis Linux Palembang yang juga blogger Wong Kito, Alamsyah sudah sampai di Jakarta sejak Jum'at sore.
Karena hendak bangun pagi, saya berencana tidur cepat-cepat meski sempat juga posting draft openSUSE Weekly News Edisi #47 yang deadline-nya Sabtu malam. Baru hendak tidur, ada SMS dari sister saya, Iin Belina yang mengabarkan bahwa dia nggak bisa datang ke PestaBlogger karena ayahnya sakit. Iin Belina bergabung dengan teman-teman blogger di Blogfam. Menerima SMS itu, saya langsung menelpon balik dan setelah menanyakan tentang sakit orang tuanya, kami bicara ngalor-ngidul selama 1 jam mengenai rencana pernikahannya diawal Januari 2009. Selesai telepon, saya sempatkan mengecek beberapa informasi dari panitia di pestablogger.com, termasuk informasi peta dan syarat pengambilan tiket.
Saya bangun terlambat di Sabtu pagi tapi menjalani hari dengan santai. Ya iyalah, masya mau ke pesta dengan kening berkerut

Karena saya tidak hapal jadwal kereta, saya memutuskan berangkat naik taksi, sekalian menyelesaikan bacaan buku di taksi. Bukunya tentang Jengis Khan.
Perjalanan sangat lancar dan sampai di gedung BPPT menjelang jam 8 pagi. Sudah ada segerombolan blogger di depan pintu masuk

. Karena malas menunggu diluar, saya langsung saja masuk kedalam tanpa melihat ada tulisan : "Reservasi mulai jam 08.30 WIB". Ternyata rekan-rekan blogger menunggu diluar karena pak Satpam minta mereka menunggu diluar. Pak Satpam tidak mengusir saya mungkin karena kasihan, atau juga karena tampang saya serasa panitia PestaBlogger

.Sambil membaca buku, saya sempat ngobrol sebentar dengan teman dari Borneo Blogger Community (Hei pak, aku lupa namamu

). Disini juga saya bertemu dengan
pak Ong (Hock Chuan) yang kalem namun cekatan

Reservasi, Jumpa Informal & Acara ResmiTepat jam 08.30, reservasi dibuka. Saya langsung meluncur ke tempat Iqbal, blogger pemilik angkringan istimewa yang buka lapak di Bundaran HI. Istimewa karena angkringannya sempat didatangi Dubes AS untuk Indonesia. Dengan semangat 45 saya memberitahu Iqbal mengenai nama yang saya gunakan waktu reservasi.
"Tenang... tenang Vai..." seloroh Iqbal karena saya napsu banget bilang informasi registrasi kedia, hehehe...
Setelah registrasi, saya meluncur ke lantai 3 dan bertemu dengan
mas Agus Herry. Meski yakin, saya perlu mengkonfirmasi,
"Mas Agus kan..." karena saya takut salah. Dia ketawa karena kami sudah bertemu sebelumnya di PestaBlogger 2007 dan kebetulan blog kami sama-sama diaggregasi di
Komunitas Blogger Muslim. Mas Agus ini penulis buku yang cukup produktif. Bukunya juga bagus-bagus. Terakhir yang saya ingat adalah tentang pendapatan dari blog dalam bentuk Google Adsense dan Review.
Saya juga berdiskusi cukup lama dengan
Alex Budiyanto yang kini bekerja di Sun Microsystem Indonesia. Alex ini cukup unik. Alex adalah salah seorang aktivis Linux yang juga mantan Microsoft Student Ambassador dan kemudian direkrut oleh Sun Microsystem Indonesia. Diskusi kami berkisar pada minat saya terhadap openSolaris 2008.5 yang versi terbarunya akan diluncurkan pada bulan November 2008, tentang komunitas Netbeans Indonesia yang digawangi oleh Ifnu dan tentang komunitas MySQL di Indonesia.
Diskusi saya sempat berhenti sejenak karena saya bertemu dengan
Maseko. Maseko salah satu penulis blog informatif yang saya aggregasi via planet terasi. Dia tinggal dan bekerja di Bandung tapi pertama kali bertemu saya justru di alun-alun Kota Brebes, ketika kami sama-sama pulang kampung (saya pulang kampung ke kampung isteri

) Lebaran tahun lalu. Maseko berangkat dari Bandung menggunakan KA Parahyangan bersama dengan gerombolan si Berat

Obrolan saya dengan Alex berlanjut didalam ruangan karena acara sudah dimulai. Awalnya acara berlangsung membosankan meski beberapa kali ada selingan yang lucu. Membosankan karena ada sambutan-sambutan. Saya seperti deja vu pada acara sambutan. Jadi ingat jaman upacara SD


Sambutan datang dari
Ndoro Kakung sebagai Manusia Kursi (Chairman), perwakilan dari kementerian Pariwisata, Menristek dan Menkominfo. Dari 3 departmen yang datang, hanya Menristek Kusmayanto Kadiman yang datang. Menkominfo Mohammad Nuh berhalangan hadir karena ada acara di Tulungagung, CMIIW. Menkominfo diwakili oleh pak Cahyana Ahmad Jayadi, Dirjen Aplikasi Telematika yang sosoknya sudah tidak asing bagi para aktivis open source dan Linux. Pak Cahyana ini pintar menghidupkan suasana dengan mengolok-olok Pandji (
Pandji Pragiwaksono) yang menjadi host bersama Johana. Pandji ini biasa menggawangi acara GMHR di HardRock FM bersama Steny Agustav.
Bisa dibilang acara dari jam 9 sampai 12 masuk dalam kategori padat merayap. Selain sambutan, ada ucapan thank you bagi panitia dan semua yang terlibat dalam acara PestaBlogger, termasuk pengumuman pemenang yang kemudian dilanjutkan dengan acara talk show. Saya sempat ngelayap keluar auditorium untuk lihat-lihat stand didepan ruangan saat menunggu acara yang berjalan dalam ritme yang lambat. Heran juga, para blogger yang biasanya suka nyeletuk sana-sini di PestaBlogger tahun 2007 menjadi anak-anak yang kalem dan mengikuti acara dengan penuh konsentrasi


Acara break session diisi dengan makan siang. Berbeda dengan tahun 2007 yang menggunakan sistem prasmanan, kali ini panitia dengan sigap menggunakan kotak makan siang. Ada beberapa blogger yang sudah kabur makan siang meski acara masih berlangsung. Ini mungkin ada manfaatnya juga. Selain sebagai test case kesiapan panitia bagian konsumsi, hal ini mengurangi antrian pengambilan makan siang.
Saya sendiri makan siang bersama dengan
Yudha dan mas
Koen. Yudha penulis artikel tentang open source yang cukup produktif. Saya berjumpa dengannya pertama kali saat ada acara Indonesia Linux Conference di Yogyakarta tahun 2007. Mas Koen, ah, dia itu seleb blog sekaligus blog senior yang bekerja di PT. Telkom. Tiap melihat mas Koen langsung berlintasan dipikiran saya mengenai berbagai hal tentang PT. Telkom. Saya sempat bertanya padanya, apakah bandwidth 1 MB berlaku menyeluruh di Jabotabek dan diwilayah tertentu yang dijawab,
"Ya, disemua tempat kecuali di Ciganjur, soalnya Gud Dur nggak seneng sama Mega-Mega", hehehe... Mas Koen termasuk sosok yang sibuk yang bisa terbang kesana-kemari dalam 1 hari. Kalau bicara dengannya, portfolio yang memancar darinya membuat saya seperti semut yang tertindih batu, nggak berkutik

Selepas acara makan siang, saya beranjak kembali ke auditorium dan terpana melihat hamparan blogger yang makan siang sambil melantai. Sepertinya mereka memang menikmati suasana itu karena kantin sendiri tidak terlampau crowded. Saya harus berhati-hati berjalan diantara hamparan blogger, hehehe...
Saat acara break ini saya bertemu dengan sosok berkostum aneh, ya itu si Twitter. Ternyata dia itu
Alfa Aphrodita, CMIIW. Sosok berkostum ajaib ini menjadi penyegar di acara PestaBlogger dan pikir saya ada baiknya PestaBlogger tahun depan mengadopsi dress code yang unik seperti ini. Tapi jangan harap saya mau pakai topeng openSUSE Geeko karena yang sekarang saja saya sering dijadikan maskot openSUSE, hehehe...

Lihat
kesini mengenai persiapan blogger mungil (yang sudah menikah ini :-P, CMIIW juga)
Acara berikutnya adalah acara diskusi dengan berbagai topik yang berbeda. Menurut saya, inilah agenda acara yang paling membumi, antusias diikuti dan memberikan banyak benefit bagi para blogger yang mengikuti. Saya mengikuti diskusinya pak
Nukman Luthfie tentang
"BLOG: ALAT MARKETING & MENCARI PENGHASILAN TAMBAHAN".

"Mau cari tahu cara mendapat penghasilan dari blog", kata saya sambil tertawa pada Thomas Arie yang bertanya mengenai topik diskusi yang akan saya ikuti. Thomas sendiri hendak mengikuti acara diskusi mengenai turisme sesuai dengan minatnya.
Saat hendak dimulai, barulah terlihat bahwa diskusinya pak Nukman menyedot penggemar paling banyak.

"Kalau urusan duit pasti banyak deh" begitu seloroh pak Nukman saat memulai diskusi mengenai blog marketing dan online earning.
Pak Nukman memang jempolan. Dengan mengambil sample beberapa blog, dua diantaranya blog milik pak
Roni Yuzirman (hai pak) yang kemarin datang dan blognya pak
Hadi Kuntoro sang raja selimut, beliau mencontohkan bagaimana suatu blog bisa menjadi alat marketing yang ampuh untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan. Pak Roni merupakan founder dari Komunitas Tangan Diatas, sedangkan pak Hadi Kuntoro merupakan salah seorang pionir awal di TDA. Saya sendiri mengenal pak Hadi karena kebetulan beliau tinggal di Kranji Bekasi.

Pak Nukman juga piawai membawakan materi diskusi. Saya belajar banyak bagaimana pak Nukman membawakan materi secara mengalir, mengambil beberapa contoh, berinteraksi dengan blogger yang ada didekatnya dan menjadikan suasana diskusi menjadi hangat dengan guyonan segar.

Disebelah diskusi pak Nukman ada Jeff Ooi, guest blogger yang juga anggota parlemen dari Malaysia yang berdiskusi tentang politik. Meski penggemarnya relatif sedikit tapi diskusi mereka juga berjalan hangat karena Jeff dan Martin (CMIIW) benar-benar menguasai topik yang dijalani.

Meski sangat excited dengan suasana di PestaBlogger, saya tidak dapat hadir hingga selesai di sore hari. Pertama karena Zeze Vavai ada dirumah Mbahnya. Mamanya sedang ke Singapura sejak Jum'at pagi sehingga saya harus cepat pulang menemaninya. Yang kedua adalah karena saya sendiri kurang sehat. Saya tidak membawa obat sehingga pening dikepala menjadi-jadi yang membuat saya terpaksa mengurungkan niat mengikuti pestablogger sampai usai.
Menjelang pukul 15.00 saya beranjak pulang dari gedung BPPT dan sampai di Bekasi menjelang pukul 16.00 dan terkapar sejenak baru kemudian bercengkerama dengan Zeze Vavai.
Summary- Acara tahun ini cukup well organized. Reservasi berjalan cukup lancar dan tidak ada insiden seperti tragedi pembagian zakat di Pasuruan. Kita belajar banyak dan perencanaan yang baik menghasilkan kejadian yang baik
- Sambutan terlalu banyak dan bertele-tele. Saya memahami bahwa panitia sulit menghindari hal ini karena ada pejabat dari 3 departmen yang diundang dan kalau salah satu diberi kesempatan menjadi tidak adil rasanya. Mungkin tak akan menjadi masalah kalau apa yang disampaikan terkait dengan blogger. Masalahnya bapak-bapak dari Kementerian Pariwisata kaku banget menyampaikan sambutannya, jadi suasana seperti anak-anak yang lagi disetrap
- Suasana talk show kurang cair, mungkin karena sulit juga memilih topik yang memuaskan semua pihak. Saya lebih cenderung jika acara ini menjadi presentasi perwakilan komunitas blogger atau presentasi mengenai ide-ide terbaik yang disaring dari lomba blog.
- Makan siang cukup memuaskan. Sayangnya tidak ada snack di goodies bag karena saya laper belum sarapan dari pagi. Tidak ada kantin umum disekitar lokasi auditorium dan saya cukup senang hati menemukan snack seafood (teri kering, hahahaha...) yang bisa saya korbankan mengganti permen saya. Maklum, bukan saya hitung-hitungan tapi siapa sih yang menolak dikasih snack

- Diskusi terarah selepas makan siang merupakan acara terbaik. Perlu tetap dipertahankan dimasa mendatang namun sebaiknya jangan berdekatan karena diskusi jadi terinterferensi satu dengan yang lain
- Stand-stand kurang banyak. Kok stand Nokia tidak ada ?Stand Nokia suka kasih kaus gratis lho... HP juga tidak ada ? Kok sedikit yang kasih gratisan, hihihi... Ada baiknya ditahun mendatang panitia membuka kesempatan buka stand bagi para blogger. Lho, mengapa tidak. si Ollie dari Kutukutubuku (eh, kemarin nggak datang ya ?), pak Roni dengan ManetVision, pak Hadi dengan Selimut atau blogger lain dengan berbagai pernak-pernik bisa menjadi modal yang lebih dari cukup untuk menyemarakkan stand. Jika dikelola dengan baik saya yakin semua pihak bisa mendapat benefit dari keterlibatan sponsor yang merupakan blogger. Saya juga mau kok promo Komunitas openSUSE di stand sendiri dengan membayar biaya kontribusi sekian. Catatan : Saya memahami kemungkinan benturan dengan sponsor komersil yang ada, perlu ada pemikiran yang komprehensif mengenai usulan ini
- Ada blogger yang mempertanyakan komitmen dan peran pemerintah. Well, saya cenderung kurang setuju pada hal ini. We are blogger, not beggar kata pak Noertika di salah satu komentar blog. Kita ini blogger. Jika dukungan pemerintah belum ada (padahal sudah ada, terbukti dengan komitmen depkominfo, dept pariwisata dan ristek), kita ciptakan sendiri. Sudah bukan saatnya kita selalu bergantung pada pemerintah. Kalau blogger memiliki bargaining power yang kuat, tanpa dimintapun pemerintah akan memperhitungkannya
- Ada baiknya dimasa mendatang diadakan lomba penulisan blog. Tahun ini baru ada lomba fotografi. Lomba penulisan blog akan memperkaya khazanah, berlangsung secara adil (karena online) dan dapat melibatkan lebih banyak blogger
- All in all, selamat pada panitia PestaBlogger 2008 atas kesuksesan acara. Sayang, niat saya kenalan sama Hany Maverick nggak kesampaian, hehehe...
Link terkait :
- http://pestablogger.com/2008/11/22/cerita-pesta-blogger/
- http://chibialfa.wordpress.com/2008/11/22/pre-pesta-blogger-2008-and-all-the-buzz/
- http://www.navinot.com/2008/11/22/navinot-hadir-di-pesta-blogger-2008/
- http://goklas-tambunan.net/?p=412