Pembagian Zakat yang Memakan Korban


:: Feed Reader & Email Subscription ::

Kamu bisa membaca Blog Vavai menggunakan feed reader. Gunakan alamat feed reader ini. Kamu juga bisa mendapatkan email notifikasi setiap ada update pada blog ini. Silakan klik disini untuk mendaftar notifikasi.

Pembagian Zakat yang Memakan KorbanMonday, September 15. 2008


Trackbacks

No Trackbacks

Comments
Display comments as (Linear | Threaded)

Memang sangat memprihatinkan ya mas melihat kondisi yang beginian.

Mudah-mudahan pemberian zakat kedepannya bisa dikelola lebih baik.

untuk keprihatinan mas, waktu ke surabaya kemaren ga ngelihat mas perbedaan jurang si miskin-si kaya yang sangat2 jauh??
Saya pertama kali menginjakkan kaki disurabaya sangat-sangat takjub.

Becak dayung bisa jalan beriringan sama ferari. Gubuk reot di samping Istana mewah di daerah "Kota singapur surabaya".
AJAIB NIH SURABAYA!!!
jakarta aja ga begitunya..
#1 Doli Anggia Haahap (Homepage) on 2008-09-15 17:30 (Reply)
itulah potret kemiskinan yang ada di negeri ini.
orang berebut zakat,
makanan sisa di daur ulang lagi,
dan masih banyak lagi.

masihkah ada manusia-manusia yang memiliki
hati nurani di negeri tercinta ini?
#2 wadiyo (Homepage) on 2008-09-16 01:37 (Reply)
Kita mesti berkaca dan merenung dengan keras mengapa tuntunan yang mestinya menjadi rahmat bagi manusia, telah menjadi mudhorat yang sampai menghilangkan nyawa manusia.

Sudah benarkan islam yang kita tunaikan, adakah tujuan lain yang tidak diridhoi dari aktifitas pembagian zakat ini sehingga yang diatas tidak rela?.
#3 zainuddin (Homepage) on 2008-09-16 04:24 (Reply)
Riya.. ah.. Riya...
#4 kunderemp (Homepage) on 2008-09-16 19:09 (Reply)

Add Comment

Enclosing asterisks marks text as bold (*word*), underscore are made via _word_.
E-Mail addresses will not be displayed and will only be used for E-Mail notifications

To prevent automated Bots from commentspamming, please enter the string you see in the image below in the appropriate input box. Your comment will only be submitted if the strings match. Please ensure that your browser supports and accepts cookies, or your comment cannot be verified correctly.
CAPTCHA

Standard emoticons like :-) and ;-) are converted to images.
BBCode format allowed
 
 

Masukkan email address untuk mendapat notifikasi setiap ada update terbaru pada Blog Vavai

Delivered by FeedBurner


  • Vavai
    Masim "Vavai" Sugianto, IT professional meski kadang-kadang saja bisa prof dan lebih sering nggak tongue. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak tongue. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.