Jangan Menyesali Kerja Keras


:: Feed Reader & Email Subscription ::

Kamu bisa membaca Blog Vavai menggunakan feed reader. Gunakan alamat feed reader ini. Kamu juga bisa mendapatkan email notifikasi setiap ada update pada blog ini. Silakan klik disini untuk mendaftar notifikasi.

Jangan Menyesali Kerja KerasMonday, June 2. 2008


Trackbacks

No Trackbacks

Comments
Display comments as (Linear | Threaded)

cukup memotivasi sementara sekarang banyak pihak ribut tentang blue energy dan bagi-bagi duit :-)
#1 yodi aditya (Homepage) on 2008-06-02 11:12 (Reply)
bener2 memotivasi.. hehe.. :-)
#2 aRdho (Homepage) on 2008-06-02 13:01 (Reply)
Yup setuju....saya malah sudah lama berprinsip jangan pernah menyesal.
Kalo ada kegagalan, ambillah sisi positifnya dari proses yang dijalani. Kalo ada kesalahan, anggap karena opsi saat itu tak banyak memberikan pilihan lain (tentu bukan lantas ambil tindakan serampangan).
Btw...khusus yang bagian love story-nya koq, story boardnya koq gue banget ya - termasuk NB nya -....hehe
#3 anusapati (Homepage) on 2008-06-02 17:58 (Reply)
Cerita dong, bagaimana yang asalnya "Maaf ya Vai..." jadi "Mau saya Vai ..." :-D
#4 Yahya Kurniawan (Homepage) on 2008-06-02 21:05 (Reply)
enak sih jika hidup ini berjalan mulus dan tanpa kendala...
tapi itu mah,,, sebuah angan-angan di dunia mimpi.

nama-nya hidup di dunia ya beginilah...

tetep semangat,
tetep sehat,
agar tetep bisa...jalan-jalan.....
#5 wadiyo (Homepage) on 2008-06-02 22:07 (Reply)
koq ampir sama ama pengalaman pribadi aq akhir2 ini ya? :-D
tp emang bener apa kata bung vavai, lbh baik mencoba lalu gagal dr pd gak mencoba blabar pisan ^^
#6 toim (Homepage) on 2008-06-02 23:00 (Reply)
QUOTE:
Note : Gadis yang bilang, "Maaf ya Vai..." itu sekarang jadi my beloved wife :-D

bikin sirik ;-)
#7 BlackenedWing (Homepage) on 2008-06-02 23:10 (Reply)
Tulisan yang bagus mas. Dulu kalo saya malah kebalikannya...
#8 dida (Homepage) on 2008-06-03 05:39 (Reply)
Menulis artikel di blog dengan antusias dan penuh harapan menuai banyak komentar (halah) ternyata hanya ada 1-2 komentar, kadang malah tidak ada sama sekali.

Hahaha... iya mas, kadang ada artikel yang kita buat dengan sepenuh hati, waktu yang cukup lama, riset yang komprehensif -- tapi malah minus komentar.

Tapi kalau kita niatkan berbagi informasi dengan ikhlas, insyaAllah tidak masalah. Rewardnya pasti sudah ada dari yang diatas :-)

Atau, komentar2nya baru bermunculan beberapa bulan / tahun kemudian. :-D
Ada beberapa posting di blog saya yang sudah beberapa tahun umurnya, tapi diskusinya masih terus berjalan. Lucu juga, hehe.
#9 sufehmi (Homepage) on 2008-06-03 15:33 (Reply)
Setelah kembali internet explorer hanya menampilkan blog vavai cuma sepotong, hanya sampai akhir artikel (tanpa kolom komentar), akhirnya saya pindah ke kadal api. dan berhasil mengunduh lengkap. mungkin IE sentimen, karena vavai aktivis opensource, ya? (OOT dulu gpp, kan?)

Mau tanya aja....dari ditolak jadi diditerima, itu diapain vai? kekekkeke
Terus waktu ga inget jalan pulang, vavai pulang kemana?

Dari ceritamu, kira2 kesimpulannya gini,

"Tugas manusia adalah berusaha, dan biarkan Allah menyelesaikan sisanya"...ya ngga?
Yang dinilai itu kan proses, bukan hasil....
#10 resti (Homepage) on 2008-06-03 20:31 (Reply)
saya setuju bgt mas, memang terkadang kita sudah berusaha semaksimal mungkin tetapi hasil yang kita capai tidak sesuai dengan keinginan kita. setelah membaca cerita mas vavai, saya jadi sadar klo semua dari kegagalan yang ingin kita capai ada hikmahnya dibalik itu semua, tkhs yah mas.
#11 andri on 2008-06-03 21:38 (Reply)
jangan pernah bosan sampai tercapai dan jangan pernah berhenti ketika sudah tercapai.......
#12 Yoyo (Homepage) on 2008-06-04 03:33 (Reply)
Setiap usaha pasti ada hasilnya yah mas. Setelah kerja keras mas Vavai, mba Renny akhirnya luluh juga hatinya.

Ditunggu cerita berikutnya mas, transformasi dari "Maaf" menjadi "Iya", hihihihihi.... :-D Serial berikutnya postingan ini pasti seru nih :-)
#13 Aristianto (Homepage) on 2008-06-04 11:32 (Reply)
" Bukan sekali dua saya mendengar rekan yang berkata dengan lesu, "Haduh, sudah capek-capek mengerjakan ini dan itu hasilnya nggak berubah. Sudah berusaha datang tepat waktu, kerja rajin dan penuh antusias tapi nyatanya gaji nggak naik dan beban kerja bertambah..." "

Rekan ente atau ente nih yg ngeluh......... :-P
#14 BBM on 2008-06-10 01:13 (Reply)
Jangan biasakan menuduh dan curiga. Kalau kenal saya, pasti jawabannya bisa terjawab dengan sendirinya.
#14.1 Vavai (Homepage) on 2008-06-10 01:25 (Reply)
Jangan tersinggung gitu duong......... becanda..... :-)
#15 BBM on 2008-06-10 02:06 (Reply)
gak ada pekerjaan yang sia2, jika kita melakukannya dengan sepenua hati

sukses terus
salam
#16 iklan baris (Homepage) on 2009-01-28 18:04 (Reply)

Add Comment

Enclosing asterisks marks text as bold (*word*), underscore are made via _word_.
E-Mail addresses will not be displayed and will only be used for E-Mail notifications

To prevent automated Bots from commentspamming, please enter the string you see in the image below in the appropriate input box. Your comment will only be submitted if the strings match. Please ensure that your browser supports and accepts cookies, or your comment cannot be verified correctly.
CAPTCHA

Standard emoticons like :-) and ;-) are converted to images.
BBCode format allowed
 
 

Masukkan email address untuk mendapat notifikasi setiap ada update terbaru pada Blog Vavai

Delivered by FeedBurner


  • Vavai
    Masim "Vavai" Sugianto, IT professional meski kadang-kadang saja bisa prof dan lebih sering nggak tongue. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak tongue. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.